Pramana, Yudhistira Indra and Winarni, Tri Indah and Santoso, Antonius Gunawan and Sihombing, Nydia Rena Benita (2025) KORELASI ANTARA BMI TERHADAP HIP JOINT PARAMETER PADA PASIEN USIA DI ATAS 45 TAHUN. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text (YUDHISTIRA INDRA PRAMANA-22010121130114-KTI-ABSTRAK)
YUDHISTIRA INDRA PRAMANA-22010121130114-KTI-ABSTRAK.pdf Download (157kB) |
Abstract
Latar Belakang: Osteoartritis merupakan salah satu penyakit yang umum terjadi di seluruh dunia dan menjadi penyebab utama kecacatan, yang berdampak negatif pada kesejahteraan fisik serta mental penderitanya. Menurut data WHO, osteoartritis berkontribusi signifikan terhadap penurunan usia harapan hidup penyandang disabilitas dalam kelompok penyakit muskuloskeletal. Kondisi ini lebih banyak dialami oleh lansia, dengan sekitar 70% penderitanya berusia di atas 55 tahun. Seiring dengan meningkatnya populasi lanjut usia, prevalensi osteoartritis secara global diperkirakan akan terus bertambah. Saat ini, sekitar 240 juta orang di dunia mengalami osteoartritis bergejala, dengan angka kejadian mencapai 10% pada pria dan 18% pada wanita berusia 60 tahun ke atas. Pada umumnya osteoartritis banyak terjadi pada lansia (lanjut usia). Akan tetapi tidak menutup kemungkinan juga terjadi pada kalangan muda yang disebabkan oleh aktivitas yang menimbulkan stress dan trauma pada persendian.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi antara BMI terhadap hip joint parameter pada pasien di atas usia 45 tahun di RSUP Dr. Kariadi.
Metode: Penelitian ini menggunakan sampel yang telah dipilih dengan motede non probality sampling dengan consecutive sampling. Data yang diambil berdasarkan rekam medis pasien yang berobat di RSUD Dr. Kariadi Semarang serta memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi hingga jumlah sampel terpenuhi.
Hasil: Degan total sampel yaitu 76 orang, didapatkan hasil penelitian menunjukkan adanya korelasi yang signifikan pada hubungan antara BMI terhadap hip joint parameter pada satu parameter femoral neck length, tidak terdapat korelasi yang signifikan antara usia terhadap hip joint parameter, dan terdapat perbedaan yang signifikan antara jenis kelamin terhadap hip joint parameter pada tiga parameter yaitu femoral antervension, femoral neck length, dan radius of head femur.
Kesimpulan: Terdapat korelasi yang signifikan antara BMI terhadap hip joint parameter pada pasien usia di atas 45 tahun di satu parameter yaitu femoral neck length (p=0,027). Sementara itu, parameter lain tidak tampak korelasi yang signifikan. Tidak terdapat korelasi yang signifikan antara usia dengan hip joint parameter pada pasien usia di atas 45 tahun. Terdapat perbedaan yang signifikan antara jenis kelamin dengan hip joint parameter pada pasien usia di atas 45 tahun di tiga parameter yaitu femoral antervension, femoral neck length, dan radius of head femur. Sementara itu, parameter lain tidak tampak perbedaan yang signifikan
Kata Kunci: Body Mass Index (BMI), Hip Joint Parameter, Struktur Tulang Panggul, Gangguan Muskuloskleletal
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Body Mass Index (BMI), Hip Joint Parameter, Struktur Tulang Panggul, Gangguan Muskuloskleletal |
| Subjects: | Medicine |
| Divisions: | Faculty of Medicine > Department of Medicine |
| Depositing User: | Upload Mandiri FK |
| Date Deposited: | 25 Jun 2025 02:16 |
| Last Modified: | 25 Jun 2025 02:16 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/33120 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
