Search for collections on Undip Repository

IDENTITAS BUDAYA DI TENGAH STEREOTIP PENGGUNAAN BAHASA DAN DIALEK NGAPAK MAHASISWA DI LINGKUNGAN KAMPUS Studi Kasus Ikatan Mahasiswa Kebumen ( IMAKE )

Fitri, Gita and Suyanto, Suyanto and Purwanti, Tari (2024) IDENTITAS BUDAYA DI TENGAH STEREOTIP PENGGUNAAN BAHASA DAN DIALEK NGAPAK MAHASISWA DI LINGKUNGAN KAMPUS Studi Kasus Ikatan Mahasiswa Kebumen ( IMAKE ). Undergraduate thesis, FAKULTAS ILMU BUDAYA.

[thumbnail of Gita Fitri 13040220130098.pdf] Text
Gita Fitri 13040220130098.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Berkembangnya stereotip di kalangan masyarakat terkait bahasa dan
dialek pada akhirnya berdampak pada aktivitas masyarakat penutur dalam
berbagai masa kehidupan terutama ketika berada pada lingkungan yang kurang
didominasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk-bentuk stereotip
yang diberikan oleh mahasiswa non ngapak dan yang diterima oleh mahasiswa
ngapak terutama anggota IMAKE yang berasal dari Kabupaten Kebumen di
Universitas Diponegoro. Selain itu, penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan
seberapa jauh stereotip berpengaruh terhadap pembentukan identitas yang
dibangun oleh mahasiswa ngapak tersebut. Penelitian ini digambarkan melalui
pendekatan kualitatif dengan metode penelitian etnografi untuk mengetahui
penggunaan bahasa dan dialek yang dimiliki oleh anggota IMAKE dalam
berinteraksi dengan mahasiswa lain di lingkungan kampus. Penelitian ini
menggunakan konsep pemikiran dari Phyllis Pease Chock untuk mengetahui
berbagai bentuk ironi dari stereotip yang dihasilkan dan konsep pemikiran Stuart
Hall untuk menganalisis identitas budaya yang dibangun. Hasil dari penelitian
menunjukkan bahwa anggota IMAKE sebagai bagian dari penutur bahasa ngapak
kerap mendapatkan stereotip. Terdapat perbedaan bentuk stereotip yang diberikan
oleh mahasiswa non ngapak sesama suku Jawa dengan mahasiswa non ngapak
dari luar suku Jawa. Stereotip bahasa ngapak dari mahasiswa penutur bahasa
bandhek antara lain dianggap sebagai bahasa yang aneh, sulit dipahami, medhok,
kasar, bernada tinggi. Sedangkan mahasiswa yang berasal dari luar suku Jawa
justru tidak memberikan penilaian khusus sebagaimana stereotip yang telah
berkembang karena menurutnya seluruh bahasa daerah memiliki keunikan
masing-masing. Di tengah berbagai situasi yang melanda mahasiswa, IMAKE
sebagai sebuah identitas menjadi sarana bagi para anggotanya untuk dapat
meningkatkan kemampuan terutama untuk berorganisasi dan bersosialisasi
menjadi lebih baik lagi.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Humanities
Divisions: Faculty of Humanities > Department of Social Anthroplogy
Depositing User: Mr UPT Perpus Undip
Date Deposited: 16 Jun 2025 23:10
Last Modified: 16 Jun 2025 23:10
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/32952

Actions (login required)

View Item View Item