Ekarani M, Nathania and Margawati, Ani and Purwanti, Tari (2024) STRATEGI COPING MAHASISWA RANTAU DAN LOKAL DALAM MENGERJAKAN SKRIPSI (STUDI KASUS: MAHASISWA FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS DIPONEGORO). Undergraduate thesis, FAKULTAS ILMU BUDAYA.
|
Text
Nathania Ekarani M. 13040219140111.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Mahasiswa tingkat akhir memiliki kewajiban untuk mampu menyelesaikan
tugas akhir sebagai syarat memperoleh gelar sarjana. Dalam proses
pengerjaannya, mahasiswa tak terhindarkan dari satu atau lebih kendala yang
mengganggu pikirannya. Tulisan ini bertujuan untuk menggambarkan serta
mendeskripsikan kendala apa saja yang dialami mahasiswa, bagaimana mereka
meringankan atau mengatasinya dengan strategi coping hingga bagaimana faktor
lingkungan mempengaruhinya untuk melakukan strategi masing-masing. Kendala
yang dialami mahasiswa berasal dari internal maupun eksternal yang dapat
menjadi stressor apabila mereka tidak dapat menanganinya, oleh karena itu
strategi coping penting untuk dilakukan agar mahasiswa mampu bertahan dan
menyelesaikan kewajibannya. Dengan menggunakan strategi tersebut, individu
dapat menangani situasi sulit dengan lebih baik, mengatur emosi, dan beradaptasi
terhadap perubahan. Strategi coping dapat mencakup mencari dukungan sosial,
pemecahan masalah, perhatian, perawatan diri, yang dapat bermanfaat untuk
mengelola naik turunnya emosi yang dialami. Penelitian ini merupakan penelitian
kualitatif yang datanya diperoleh melalui wawancara dan observasi. Teori yang
digunakan dalam penelitian ini yaitu teori budaya mempengaruhi perilaku
menurut Ruth Benedict dan teori strategi coping menurut Lazarus & Folkman.
Berdasarkan hasil penelitian, latar belakang, pengalaman menangani masalah dan
kehidupan sosial budaya sangat mempengaruhi seseorang dalam menerapkan
strategi copingnya masing-masing. Strategi coping tidak selalu berjalan sama,
bahkan mahasiswa dapat mengalami perubahan pilihan strategi dikarenakan
lingkungan terdekatnya saat ini. Bentuk-bentuk strategi coping yang dilakukan
mahasiswa meliputi problem focused coping dan juga emotion focused coping.
Dari strategi yang diterapkan mahasiswa dan cara mereka berperilaku
menunjukkan ciri kebudayaan Appolonisia yang dikemukakan oleh Ruth
Benedict, ditandai dengan sosialisasi yang tinggi, adanya keteraturan,
menghindari perselisihan dan menyukai perdamaian.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Humanities |
| Divisions: | Faculty of Humanities > Department of Social Anthroplogy |
| Depositing User: | Mr UPT Perpus Undip |
| Date Deposited: | 16 Jun 2025 23:10 |
| Last Modified: | 16 Jun 2025 23:10 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/32951 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
