Salsabila, Adellia Ayu (2025) PERAN INTERNATIONAL LABOUR ORGANIZATION (ILO) DALAM PROYEK ACCEL AFRICA TERHADAP PENANGGULANGAN PEKERJA ANAK SEKTOR ARTISANAL SMALL-SCALE GOLD MINING (ASGM) DAN KAKAO DI NIGERIA PERIODE 2018-2023. Undergraduate thesis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Diponegoro.
|
Text
Skripsi Adellia Ayu Salsabila COVER.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (614kB) |
|
|
Text
Skripsi Adellia Ayu Salsabila BAB 1 .pdf - Submitted Version Download (447kB) |
|
|
Text
Skripsi Adellia Ayu Salsabila BAB II.pdf - Submitted Version Download (335kB) |
|
|
Text
Skripsi Adellia Ayu Salsabila BAB III .pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
Text
Skripsi Adellia Ayu Salsabila BAB IV .pdf - Submitted Version Download (128kB) |
|
|
Text
Skripsi Adellia Ayu Salsabila DAFTAR PUSTAKA.pdf - Submitted Version Download (204kB) |
Abstract
Nigeria, negara yang kaya akan sumber daya alam seperti sektor kakao dan
pertambangan artisanal emas skala kecil dan tradisional menghadapi masalah
pekerja anak. Meskipun Pemerintah Nigeria telah mengadopsi konvensi
internasional, penciptaaan kerangka hukum lokal hingga pembentukan lembaga
khusus penanganan pekerja anak, akan tetapi tidak berjalan secara maksimal karena
kendala atas sumber daya penegak hukum, pendidikan dan pelaporan pelaksanaan
kebijakan di tingkat nasional, kurangnya infrastruktur yang memadai, hingga
kurangnya kesempatan kerja. Studi ini menggunakan teori neoliberal
institusionalisme dengan menganalisis empat peran organisasi internasional dalam
membantu meningkatkan kemampuan negara melalui peningkatan kuantitas dan
kualitas informasi, perjanjian yang saling menguntungkan, penyediaan kerangka
kerja untuk pertanggungjawaban hukum, dan, serta kegiatan operasional. Penelitian
ini menggunakan metode kualitatif melalui analisis deskriptif mengenai fenomena
pekerja anak pada sektor ASGM dan Kakao di Nigeria. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa ILO berhasil menurunkan total persentase pekerja anak
sebesar 19.3 persen, kategori berbahaya sebesar 10 persen, serta meningkatkan
pendaftaran sekolah wajib sebanyak 8,3 juta anak, melalui penyediaan data di situs
resmi ILO, fasilitasi forum ILC, pembentukan aturan Konvensi No. 138, dan 182
serta penegakannya yang terlapor dengan baik oleh Badan Komite, hingga kegiatan
operasional berupa bantuan teknis dan finansial. Meskipun demikian, ILO dapat
memperluas upayanya melalui program pembiayaan kesehatan dan penyediaan
tenaga profesional seperti Perawat Kesehatan Kerja, sehingga tidak terbatas pada
promosi keselamatan, tetapi juga sebagai upaya konkret untuk mengatasi
keterbatasan alokasi anggaran kesehatan yang rendah.
Kata kunci : Nigeria; pekerja anak; neoliberal institusionalisme; peran
26 Hubungan Internasional 2025
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Social Science and Political Science |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Department of International Relations |
| Depositing User: | diana nirwani |
| Date Deposited: | 13 Jun 2025 08:00 |
| Last Modified: | 13 Jun 2025 08:00 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/32930 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
