ROHMAH, SYIFA SILFIA NUR and Badriyah, Siti Malikhatun and Prananda, Rahandy Rizki (2025) ANALISIS YURIDIS PENERAPAN PERJANJIAN BAKU DALAM PLATFORM PEER TO PEER LENDING TERHADAP KESEIMBANGAN HUBUNGAN HUKUM ANTARA KREDITOR DAN DEBITOR (STUDI PADA PT POHON DANA INDONESIA). _076 PDT 2025. Undergraduate thesis, Fakultas Hukum Universitas Diponegoro.
|
Text
Syifa Silfia Nur Rohmah_cover.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
|
|
Text
Syifa Silfia Nur Rohmah_abstrak.pdf Download (611kB) |
|
|
Text
Syifa Silfia Nur Rohmah_bab 1.pdf Restricted to Repository staff only Download (800kB) |
|
|
Text
Syifa Silfia Nur Rohmah_bab 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (988kB) |
|
|
Text
Syifa Silfia Nur Rohmah_bab 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
Text
Syifa Silfia Nur Rohmah_bab 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (661kB) |
|
|
Text
Syifa Silfia Nur Rohmah_dapus.pdf Download (540kB) |
Abstract
Lembaga keuangan memiliki peran strategis dalam sistem perekonomian suatu negara, terutama dalam menjaga stabilitas ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Salah satu inovasi dalam industri keuangan adalah Financial Technology (Fintech ), khususnya layanan Peer to Peer Lending (P2P Lending), yang memberikan kemudahan akses pembiayaan bagi masyarakat yang belum terjangkau layanan perbankan konvensional. Namun, penerapan Perjanjian baku dalam kontrak elektronik (e-contract) pada platform P2P Lending menimbulkan permasalahan hukum terkait keseimbangan hubungan antara kreditor dan debitor.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kekesuaian asas-asas hukum perjanjian dalam kontrak elektronik (e-contract) yang diimplementasikan oleh PT Pohon Dana Indonesia dengan ketentuan hukum yang berlaku di Indonesia, serta mengidentifikasi akibat hukum dari penggunaan perjanjian baku dalam layanan P2P Lending. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian yuridis-normatif dengan Pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan Pendekatan konseptual (conceptual approach). Data yang digunakan adalah data sekunder yang terdiri dari bahan hukum primer, sekunder, dan tersier.
Hasil penelitian meunjukan bahwa penerapan perjanjian baku dalam kontrak elektronik (e-contract) pada platform P2P Lending PT Pohon Dana Indonesia berpotensi menciptakan ketidakseimbangan dalam hubungan hukum. Isinya lebih menguntungkan pihak yang membuat (pihak yang dominan) dan merugikan bagi pihak yang menerima perjanjian (debitor). Hal ini tampak dari adanya klausul pengalihan tanggung jawab, yang bertentangan dengan Pasal 36 ayat (1) huruf a POJK No. 77/POJK.01/2016 serta Pasal 18 ayat (1) Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Akibat hukumnya, perjanjian dapat dinyatakan batal demi hukum, sehingga tidak memiliki kekuatan mengikat bagi para pihak yang terlibat. Oleh karena itu, diperlukan regulasi yang lebih ketat serta mekanisme pengawasan yang lebih efektif untuk memastikan bahwa penerapan perjanjian baku dalam P2P Lending tidak merugikan salah satu pihak dan tetap menjamin keseimbangan hubungan hukum antara kreditor dan debitor.
Kata Kunci : Peer to Peer Lending, Perjanjian Baku, Kontrak Elektronik, Keseimbangan.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Peer to Peer Lending, Perjanjian Baku, Kontrak Elektronik, Keseimbangan |
| Subjects: | Law |
| Divisions: | Faculty of Law > Department of Law |
| Depositing User: | Perpus FH |
| Date Deposited: | 05 Jun 2025 07:37 |
| Last Modified: | 03 Sep 2025 06:48 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/32790 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
