Search for collections on Undip Repository

TINJAUAN YURIDIS PEMBUATAN AKTA NOTARIS SECARA VIRTUAL DI KUDUS. _075 PDT 2025

LASARI, JUWITA and Adhi, Yuli Prasetyo and Triyono, Triyono (2025) TINJAUAN YURIDIS PEMBUATAN AKTA NOTARIS SECARA VIRTUAL DI KUDUS. _075 PDT 2025. Undergraduate thesis, Fakultas Hukum Universitas Diponegoro.

[thumbnail of JUWITA LASARI_cover.pdf] Text
JUWITA LASARI_cover.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[thumbnail of JUWITA LASARI_abstrak.pdf] Text
JUWITA LASARI_abstrak.pdf

Download (165kB)
[thumbnail of JUWITA LASARI_bab 1.pdf] Text
JUWITA LASARI_bab 1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (542kB)
[thumbnail of JUWITA LASARI_bab 2.pdf] Text
JUWITA LASARI_bab 2.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (494kB)
[thumbnail of JUWITA LASARI_bab 3.pdf] Text
JUWITA LASARI_bab 3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (504kB)
[thumbnail of JUWITA LASARI_bab 4.pdf] Text
JUWITA LASARI_bab 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (171kB)
[thumbnail of JUWITA LASARI_dapus.pdf] Text
JUWITA LASARI_dapus.pdf

Download (166kB)

Abstract

Kewajiban notaris dalam menyusun akta notaris diatur oleh kode etik yang menekankan perlunya kesesuaian dengan peraturan dari pejabat berwenang. Pada tahun 2020, saat pemberlakuan PPKM darurat akibat pandemi Covid-19, notaris dihadapkan pada keadaan force majeure yang memaksa mereka untuk melaksanakan tugas dari rumah. Dalam situasi ini, notaris sebagai pejabat publik memiliki tanggung jawab untuk menyusun dokumen publik guna memastikan kepastian hukum bagi pihak-pihak yang terlibat dalam pembuatan dokumen secara virtual. Notaris juga bertanggung jawab atas akta yang dibuat, terutama jika terdapat kelalaian dalam prosesnya. Meskipun terdapat pertentangan dengan UUJN dan KUHPerdata, kondisi ini memunculkan berbagai pertanyaan mengenai keabsahan dan tanggung jawab notaris atas akta yang disusun secara virtual.
Penelitian ini mengumpulkan data melalui metode penelitian lapangan dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akta yang disusun secara virtual oleh notaris tetap dapat dianggap sah, asalkan memenuhi syarat-syarat yang ditetapkan oleh undang-undang untuk dianggap sebagai perjanjian yang valid. Namun, pelaksanaan akta notaris secara virtual masih belum diatur secara komprehensif dalam undang-undang, sehingga diperlukan adanya peraturan khusus yang mengatur praktik akta notaris secara virtual agar dapat mengikuti kemajuan teknologi yang terus berkembang. Notaris bertanggung jawab terhadap akta yang dibuat, apabila terjadi kelalaian dalam pembuatan maka notaris dapat bertanggung jawab secara perdata, pidana dan administratif.
Kata kunci: Notaris, Akta Notaris, Virtual.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Notaris, Akta Notaris, Virtual
Subjects: Law
Divisions: Faculty of Law > Department of Law
Depositing User: Perpus FH
Date Deposited: 05 Jun 2025 07:22
Last Modified: 21 Aug 2025 02:09
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/32789

Actions (login required)

View Item View Item