ANDJANI, LARASATI DYANDRA (2025) PERBEDAAN FAKTOR RISIKO KEJADIAN TB ANAK DI WILAYAH PANTAI DAN NON PANTAI KOTA SEMARANG. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text
REPO LARASATI.pdf - Published Version Download (437kB) |
Abstract
TB anak merupakan penyakit menular akibat infeksi Mycobacterium tuberculosis yang menyerang rentang usia 0 hingga 14 tahun. Pada tahun 2023, kasus TB anak di Kota Semarang lebih banyak ditemukan di wilayah pantai (Puskesmas Bangetayu), sejumlah 126 kasus. Sedangkan wilayah non-pantai (Puskesmas Mijen) mencatat jumlah kasus yang lebih rendah, yaitu 80 kasus. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis perbedaan faktor risiko kejadian TB anak di kedua wilayah tersebut. Penelitian menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional dan melibatkan 126 anak yang tercatat sebagai pasien TB anak tahun 2024 di Puskesmas Bangetayu dan Mijen, yang dipilih melalui teknik incidental sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara kuesioner, observasi langsung, serta data sekunder dari Puskesmas dan Dinas Kesehatan. Variabel yang diteliti meliputi usia, jenis kelamin, tingkat pendapatan, status gizi, riwayat imunisasi BCG, riwayat kontak TB, riwayat merokok keluarga, kepadatan hunian, kelembaban, dan pencahayaan. Uji chi-square digunakan untuk melihat signifikansi perbedaan faktor risiko. Hasil uji menunjukkan adanya perbedaan signifikan pada faktor tingkat pendapatan, status gizi, riwayat merokok keluarga, kepadatan hunian, kelembaban, dan pencahayaan dengan kejadian TB anak di wilayah pantai dan non-pantai Kota Semarang.
Kata kunci : Tuberkulosis Anak; Studi Komparasi; Pantai; Non-Pantai
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Public Health |
| Divisions: | Faculty of Public Health > Department of Public Health |
| Depositing User: | endah nurkhayati |
| Date Deposited: | 04 Jun 2025 01:24 |
| Last Modified: | 04 Jun 2025 01:24 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/32722 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
