Search for collections on Undip Repository

Pengaruh Pemberian Antibiotik Profilaksis Dosis Tunggal Dan Intrapocket Terhadap Kejadian Infeksi Terkait Pemasangan Alat Elektronik Kardiovaskular Implan

Trisnawan, Made Helthayana and Ardhianto, Pipin and Farhanah, Nur and Limijadi, Edward Kurnia Setiawan (2025) Pengaruh Pemberian Antibiotik Profilaksis Dosis Tunggal Dan Intrapocket Terhadap Kejadian Infeksi Terkait Pemasangan Alat Elektronik Kardiovaskular Implan. Masters thesis, Universitas Diponegoro.

[thumbnail of Abstrak-Tesis] Text (Abstrak-Tesis)
Abstrak_Tesis.pdf

Download (135kB)

Abstract

Latar belakang: Peningkatan jumlah pemasangan ALEKA berbanding lurus dengan peningkatan jumlah total infeksi ALEKA yang berakibat pula pada peningkatan biaya pengobatan. Salah satu cara pencegahan infeksi ALEKA adalah pemberian antibiotik profilaksis pre dan durante implantasi, sedangkan penggunaan antibiotik pasca implantasi tidak direkomendasikan. Pada senter kami pemberian antibiotik pre dan pasca tindakan masih rutin dilakukan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menilai luaran kejadian infeksi pasca implantasi ALEKA subjek yang mendapat antibiotik profilaksis dan intrapocket saja dengan yang mendapat antibiotik hingga 3 hari pasca implantasi ALEKA.

Metode: Rancangan studi double blind RCT pada subjek yang dilakukan implantasi APJP berdasarkan total sampling April 2024 hingga Januari 2025. Grup perlakuan mendapatkan antibiotik profilaksis ampicillin sulbactam 1.5 gram IV 1 jam pre insisi & 1.5 gram intrapocket, sedangkan grup kontrol mendapatkan tambahan ampicillin sulbactam 1.5 gram IV per 12 jam selama 3 hari post implantasi. Pasien diobservasi hingga 28 hari kemudian dinilai kejadian infeksi dan rehospitalisasi terkait infeksi ALEKA. Noninferiority margin menggunakan metode fixed margin pada penelitian ini adalah 5%.

Hasil: Sebanyak 90 subjek memenuhi kriteria inklusi, 40 subjek grup perlakuan dengan 1 kejadian infeksi superfisial dan 50 subjek grup kontrol dengan 3 kejadian infeksi superfisial (total 4.4%), Kejadian rehospitalisasi terkait infeksi superfisial pasca pemasangan APJP tercatat 3 subjek (3.3%). Tidak terdapat perbedaan yang signifikan kejadian infeksi dan rehospitalisasi pada kelompok perlakuan dengan kelompok kontrol (P=0.816, P=0.871). Perbedaan sebesar 0.42 [95% CI , 0.05-3.85] tidak melebihi margin noninferioritas yang telah ditetapkan sebelumnya sebesar 5%.

Kesimpulan: Pemberian antibiotik profilaksis dosis tunggal dan intrapocket saja noninferior dibandingkan dengan terapi standar regional di RS Kemenkes Kariadi.

Kata kunci: ALEKA/APJP, Infeksi ALEKA/APJP, Rehospitalisasi, antibiotik profilaksis

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: ALEKA/APJP, Infeksi ALEKA/APJP, Rehospitalisasi, antibiotik profilaksis
Subjects: Medicine
Divisions: Faculty of Medicine > Master Program of Specialist Medical
Depositing User: Upload Mandiri FK
Date Deposited: 03 Jun 2025 07:02
Last Modified: 03 Jun 2025 07:02
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/32666

Actions (login required)

View Item View Item