RIZKIANA, NABILA and Njatrijani, Rinitami and Mahmudah, Siti (2025) ANALISIS YURIDIS TERHADAP PRODUK KOSMETIK PALSU YANG DIJUAL DI PLATFORM E-COMMERCE MELALUI PT. SHOPEE INTERNATIONAL INDONESIA. _083 DG 2025. Undergraduate thesis, Fakultas Hukum Universitas Diponegoro.
|
Text
Nabila Rizkiana_cover.pdf Restricted to Repository staff only Download (502kB) |
|
|
Text
Nabila Rizkiana_abstrak.pdf Download (6kB) |
|
|
Text
Nabila Rizkiana_bab 1.pdf Restricted to Repository staff only Download (185kB) |
|
|
Text
Nabila Rizkiana_bab 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (208kB) |
|
|
Text
Nabila Rizkiana_bab 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (535kB) |
|
|
Text
Nabila Rizkiana_bab 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (11kB) |
|
|
Text
Nabila Rizkiana_dapus.pdf Download (82kB) |
Abstract
Perkembangan teknologi digital telah mendorong pertumbuhan e-commerce secara pesat termasuk dalam sektor perdagangan kosmetik. Namun, fenomena ini turut membawa risiko terhadap perlindungan konsumen terutama dalam kasus peredaran produk kosmetik palsu.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemenuhan hak informasi konsumen terhadap produk kosmetik yang dijual melalui platform Shopee serta menelaah tanggung jawab hukum PT Shopee International Indonesia sebagai penyelenggara platform e-commerce. menggunakan metode pendekatan yuridis normatif dengan spesifikasi deskriptif analitis, mengkaji peraturan perundang-undangan terkait serta dianalisis secara kualitatif, data yang digunakan berupa bahan hukum primer, sekunder, dan tersier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam praktiknya masih banyak penjual di Shopee yang memasarkan kosmetik palsu dengan deskripsi yang menipu dan tidak memenuhi hak informasi konsumen sebagaimana diatur dalam Pasal 4 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Shopee sebagai platform e-commerce memiliki tanggung jawab hukum untuk memastikan bahwa barang yang diperdagangkan melalui platformnya sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku, termasuk ketentuan perizinan dari BPOM. Namun, mekanisme pengawasan dan penegakan hukum oleh Shopee dinilai belum optimal. Penegakan hukum yang tegas terhadap pelaku usaha yang melanggar juga menjadi aspek penting untuk menciptakan ekosistem e-commerce yang aman dan terpercaya.
Kata Kunci: Perlindungan Konsumen, Kosmetik Palsu, E-Commerce, Shopee, Tanggung Jawab Hukum
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Perlindungan Konsumen, Kosmetik Palsu, E-Commerce, Shopee, Tanggung Jawab Hukum |
| Subjects: | Law |
| Divisions: | Faculty of Law > Department of Law |
| Depositing User: | Perpus FH |
| Date Deposited: | 28 May 2025 04:21 |
| Last Modified: | 03 Sep 2025 04:41 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/32595 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
