Search for collections on Undip Repository

PENGARUH PERENDAMAN EKSTRAK KUNYIT TERHADAP TOTAL KEPADATAN BAKTERI DAN KELULUSHIDUPAN PADA IKAN PATIN (Pangasius sp.) YANG DIINFEKSI Aeromonas hydrophila (24da353)

ASMI, AULIA SAMIRA (2024) PENGARUH PERENDAMAN EKSTRAK KUNYIT TERHADAP TOTAL KEPADATAN BAKTERI DAN KELULUSHIDUPAN PADA IKAN PATIN (Pangasius sp.) YANG DIINFEKSI Aeromonas hydrophila (24da353). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.

[thumbnail of AULIA SAMIRA ASMI 24da353.pdf] Text
AULIA SAMIRA ASMI 24da353.pdf

Download (455kB)

Abstract

Motile Aeromonas Septicemia (MAS) masih menjadi kendala utama dalam
industri budidaya ikan patin. Sebagian besar antibiotik telah dilarang untuk
digunakan dalam budidaya. Oleh karena itu, diperlukan alternatif pengobatan
menggunakan bahan alami seperti ekstrak kunyit. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui pengaruh perendaman ekstrak kunyit terhadap total kepadatan bakteri
dan kelulushidupan pada ikan patin yang diinfeksi bakteri Aeromonas hydrophila
dan konsentrasi terbaik dari perendaman ekstrak kunyit (CD) terhadap
kelulushidupan ikan patin. Penelitian dilakukan dengan metode eksperimental
menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 5 perlakuan dan 3 ulangan yang
terdiri dari K (antibiotik tetrasiklin), A (0 ppm), B (CD, 200 ppm), C (CD, 300 ppm)
dan D (CD, 400 ppm). Pemberian antibiotik tetrasiklin dan ekstrak kunyit (CD)
dilakukan setiap hari dan melakukan perendaman dalam ekstrak kunyit selama 14
hari. Ekstrak yang diberikan adalah pasta kunyit yang diencerkan setiap harinya.
Ikan patin yang digunakan sebanyak 150 ekor dengan panjang 8-10 cm dan berat
4-7,5 gram. Parameter yang diamati yaitu gejala klinis, total kepadatan bakteri,
kelulushidupan dan kualitas air. Berdasarkan hasil pengamatan menunjukkan hasil
uji ANOVA pada variabel total kepadatan bakteri menunjukkan bahwa ekstrak
kunyit berpengaruh nyata (P < 0,05) terhadap kelangsungan hidup ikan patin pada
hari ke-7 dan ke-14. Konsentrasi terbaik dari perendaman ekstrak kunyit
ditunjukkan oleh perlakuan B (CD, 200 ppm) yaitu menghasilkan kelulushidupan
sebesar 56,67%. Hasil pengukuran kualitas air menunjukkan bahwa kualitas air
selama penelitian menunjukkan kisaran yang masih dalam batas normal untuk
kehidupan ikan patin, yakni suhu air berkisar antara 26,2◦C - 27,5◦C , pH antara 7,27 – 7,65 dan oksigen terlarut (DO) antara 3,32 – 3,73 ppm

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Aeromonas hydrophila, ikan patin (Pangasius sp.), total kepadatan bakteri kelulushidupan
Subjects: Fisheries And Marine Sciences
Divisions: Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Aquaculture
Depositing User: pancasila wati
Date Deposited: 28 May 2025 03:54
Last Modified: 28 May 2025 03:54
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/32592

Actions (login required)

View Item View Item