BOURDEAU, CALLISTA PUTRI and Astuti, A.M. Endah Sri and Effendy, Feri Satria Wicaksana (2025) ANALISIS KEBIJAKAN HUKUM PIDANA TERHADAP PEKERJA SEKS DI KOTA SEMARANG: SUATU TELAAH INTERSEKSIONAL. _013 PDN 2025. Undergraduate thesis, Fakultas Hukum Universitas Diponegoro.
|
Text
Callista Putri Bourdeau_cover.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
Text
Callista Putri Bourdeau_abstrak.pdf Download (83kB) |
|
|
Text
Callista Putri Bourdeau_bab 1.pdf Restricted to Repository staff only Download (308kB) |
|
|
Text
Callista Putri Bourdeau_bab 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (334kB) |
|
|
Text
Callista Putri Bourdeau_bab 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (468kB) |
|
|
Text
Callista Putri Bourdeau_bab 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (120kB) |
|
|
Text
Callista Putri Bourdeau_dapus.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis faktor-faktor dari identitas dan pengalaman pekerja seks yang memengaruhi keputusan keterlibatan dalam praktik prostitusi melalui kajian interseksionalitas. Melalui analisis sosio-legal (empiris) faktor-faktor dalam prostitusi, penelitian ini penting untuk menemukan dasar-dasar keadaan atau kondisi yang melatarbelakangi keberadaan prostitusi yang perlu dipertimbangkan oleh aparat penegak hukum dan pemerintah. Dalam hal ini, faktor-faktor interseksionalitas dapat memberikan gambaran atas pendekatan hukum paling baik yang dapat diambil oleh pemerintah untuk merespons keberadaan prostitusi. Kajian interseksionalitas menelaah bagaimana aspek-aspek yang dimiliki oleh individu bertumpuk dan bertemu di persimpangan, serta memengaruhi ketidakadilan yang dialaminya. Maka dari itu, aspek-aspek tersebut perlu diperhitungkan untuk menemukan alasan dibalik keputusan seseorang untuk melakukan suatu “kejahatan”, dalam hal ini prostitusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat berbagai faktor identitas, seperti usia, pendidikan, ekonomi, dan lingkungan sosial, yang saling terkait dan berpengaruh dalam membentuk kondisi ketidakadilan seseorang sehingga mendorongnya untuk terlibat dalam prostitusi. Meskipun begitu, pendekatan yang diambil pemerintah saat ini masih bersifat diskriminatif terhadap aktor-aktor tertentu, terkhususnya terhadap pekerja seks perempuan. Melalui kajian interseksionalitas dan pemahaman terhadap faktor-faktor penyebab prostitusi, penelitian ini memberikan langkah ideal yang dapat diambil untuk merespons fenomena prostitusi melalui studi kriminologis.
Kata kunci: hukum pidana, kriminologi, interseksionalitas, prostitusi, pekerja seks.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | hukum pidana, kriminologi, interseksionalitas, prostitusi, pekerja seks |
| Subjects: | Law |
| Divisions: | Faculty of Law > Department of Law |
| Depositing User: | Perpus FH |
| Date Deposited: | 27 May 2025 07:35 |
| Last Modified: | 19 Aug 2025 01:37 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/32556 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
