Search for collections on Undip Repository

Hubungan Antara Jumlah Asupan Karbohidrat Sederhana dan Lemak Trans dengan Tingkat Keparahan Stenosis Arteri Koroner Berdasarkan Skor Gensini di RS Kariadi Semarang

Suryadilaga, Yudhanta and Rifqi, Sodiqur and SOFIA, SEFRI NOVENTI and Puruhita, Niken (2024) Hubungan Antara Jumlah Asupan Karbohidrat Sederhana dan Lemak Trans dengan Tingkat Keparahan Stenosis Arteri Koroner Berdasarkan Skor Gensini di RS Kariadi Semarang. Masters thesis, Universitas Diponegoro.

[thumbnail of ABSTRAK-THESIS] Text (ABSTRAK-THESIS)
Abstrak Indo.pdf

Download (125kB)

Abstract

Latar Belakang : Penyakit Jantung Koroner menyumbang 111 juta (27%) dari 400 juta kasus penyakit kardiovaskular di seluruh dunia. Rutin konsumsi makanan tinggi lemak trans dan karbohidrat sederhana menjadi penyebab utama meningkatnya lipid dan glukosa di dalam darah yang menjadi faktor risiko utama pada kejadian Penyakit Jantung Koroner.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara jumlah asupan karbohidrat sederhana dan lemak trans dengan tingkat keparahan stenosis arteri koroner berdasarkan skor Gensini di RS Kariadi Semarang.
Merode : Penelitian ini menggunakan desain observasional cross-sectional yang melibatkan 56 pasien sindrom koroner kronis yang telah melakukan angiografi koroner dan didapatkan stenosis pada arteri koronernya. Parameter yang dinilai yaitu jumlah asupan karbohidrat sederhana, jumlah asupan lemak trans, kadar LDL, kadar HDL, kadar Trigliserida, kadar HbA1C, kadar hs-CRP, kadar oxLDL, dan skor Gensini
Hasil : Hubungan antara jumlah asupan kabrohidrat sederhana dengan tingkat keparahan stenosis arteri koroner berdasarkan skor gensini bermakna (p=0,004) dan pada hubungan antara jumlah asupan lemak trans dengan tingkat keparahan stenosis arteri koroner berdasarkan skor Gensini memiliki hubungan bermakna(p=0,02). Selain itu terdapat hubungan bermakna antara kadar lemak trans dengan kadar LDL (p=0,017), dan kadar oxLDL (p= 0,014) namun tidak bermakna pada kadar HDL, kadar Trigliserida, dan kadar hs-CRP (p>0,05). Pada variabel perancu yaitu usia, jenis kelamin, sosial ekonomi, index massa tubuh, hipertensi, diabetes melitus, dislipidemia, konsumsi statin, konsumsi obat anti diabetik, aktivitas fisik dan n konsumsi statin tidak memiliki hubungan bermakna (p>0.05).
Kesimpulan: Terdapat hubungan bermakna antara jumlah asupan karbohidrat sederhana dan lemak trans berhubungan dengan tingkat keparahan stenosis arteri koroner berdasarkan skor Gensini.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Penyakit Jantung Koroner, Skor Gensini, Karbohidrat Sederhana, Lemak Trans
Subjects: Medicine
Divisions: Faculty of Medicine > Master Program of Specialist Medical
Depositing User: Upload Mandiri FK
Date Deposited: 04 Jun 2025 06:27
Last Modified: 04 Jun 2025 06:27
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/32533

Actions (login required)

View Item View Item