Search for collections on Undip Repository

ANALISIS KESESUAIAN PERAIRAN PULAU MENJANGAN BESAR, KARIMUNJAWA, UNTUK BUDIDAYA ABALON (Haliotis asinina) BERBASIS SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (25da68)

AL ADIL, MUHAMMAD MUIZ (2025) ANALISIS KESESUAIAN PERAIRAN PULAU MENJANGAN BESAR, KARIMUNJAWA, UNTUK BUDIDAYA ABALON (Haliotis asinina) BERBASIS SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (25da68). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.

[thumbnail of MUHAMMAD MUIZ AL ADIL 25da68_compressed.pdf] Text
MUHAMMAD MUIZ AL ADIL 25da68_compressed.pdf

Download (389kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kesesuaian perairan dan potensi
lokasi perairan untuk budidaya abalon (Haliotis asinina) di perairan Pulau
Menjangan Besar, Kepulauan Karimunjawa. Survey lapangan dilakukan terhadap
40 titik stasiun yang diperoleh dengan metode purposive sampling. Kemudian
dilakukan Analisis data dengan melakukan modifikasi pada kriteria kesesuaian
menggunakan ArcGIS 10.3. Selain itu dilakukan pemodelan hidrodinamika 2D
terhadap kecepatan arus menggunakan MIKE 21 untuk digabungkan dengan hasil
survey lapangan sehingga diperoleh kondisi oseanografi perairan. Kemudian
diintegrasikan dengan pendekatan Sistem Informasi Geografis menggunakan
ArcGIS 10.3. Berdasarkan hasil penelitian kesesuaian perairan untuk budidaya
abalon di perairan Menjangan Besar, suhu berada pada kategori sesuai, salinitas
berada pada kategori cukup sesuai, oksigen terlarut berada pada kategori sangat
sesuai, kedalaman berada pada kategori sesuai, kecerahan berada pada kategori
cukup sesuai, pH berada pada kategori sesuai, dan kecepatan arus berada pada
kategori sesuai. Berdasarkan integrasi kesesuaian perairan, diperoleh hasil bahwa
mayoritas kawasan di perairan Pulau Menjangan Besar merupakan lokasi yang
sesuai dan cukup sesuai untuk budidaya ikan baronang. Adapun total luas area
penelitian adalah 275,96 ha terdapat luas area sangat sesuai yang mencapai 11,98
ha memiliki batas maksimal pemanfaatan lokasi 1,198 ha. Luas area kelas sesuai
yang mencapai 93,17 ha memiliki batas maksimal pemanfaatan lokasi 9,317 ha.
Luas area kelas cukup sesuai yang mencapai 156,44 ha memiliki batas maksimal
pemanfaatan lokasi 15,644 ha. Luas area kelas tidak sesuai yang mencapai 14.35
ha tidak direkomendasikan untuk dilakukan kegiatan budidaya abalon. Parameter
kedalaman dan kecerahan menjadi faktor pembatas dalam penentuan lokasi kurang
sesuai untuk budidaya abalon di Perairan Menjangan Besar.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Abalon, Kesesuaian, Perairan, Menjangan, Karimunjawa, SIG.
Subjects: Fisheries And Marine Sciences
Divisions: Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Aquaculture
Depositing User: pancasila wati
Date Deposited: 26 May 2025 08:10
Last Modified: 26 May 2025 08:10
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/32527

Actions (login required)

View Item View Item