Search for collections on Undip Repository

STRUKTUR KOMUNITAS MANGROVE DI DESA KABONGAN LOR, KABUPATEN REMBANG, PROVINSI JAWA TENGAH (25dik61)

RAMADHAN, FADHIL SYARIF (2025) STRUKTUR KOMUNITAS MANGROVE DI DESA KABONGAN LOR, KABUPATEN REMBANG, PROVINSI JAWA TENGAH (25dik61). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.

[thumbnail of FADHIL SYARIF RAMADHAN 25dik61.pdf] Text
FADHIL SYARIF RAMADHAN 25dik61.pdf

Download (1MB)

Abstract

Mangrove merupakan vegetasi hutan yang tumbuh diantara garis pasang
surut dan dapat tumbuh pada pantai berkarang, karang mati dan pantai substrat
berlumpur ataupun berpasir. Ekosistem mangrove terdiri dari komponen biotik dan
abiotik yang saling berinteraksi. Ekosistem mangrove merupakan salah satu
ekosistem yang cukup penting di wilayah pesisir. Adanya perubahan fungsi daerah
pesisir
dengan meningkatnya pembukaan lahan tambak serta seiring
berkembangnya jumlah penduduk di kawasan pesisir dapat memberikan tekanan
terhadap ekosistem mangrove. Terjadinya alih fungsi lahan mangrove menjadi
lahan pertambakan dan pemukiman penduduk menyebabkan banyaknya limbah di
kawasan ekosistem mangrove Desa Kabongan Lor yang juga dapat mengganggu
produktivitas mangrove di kawasan tersebut. Adanya degradasi hutan mangrove di
Desa Kabongan Lor diperlukan upaya rehabilitasi serta pengelolaan mangrove yang
lebih baik lagi di kawasan tersebut. Tujuan dari penelitian ini ialah memberikan
gambaran kondisi ekosistem mangrove melalui struktur komunitas mangrove di
Desa Kabongan Lor, Kabupaten Rembang. Metode penelitian ini ialah metode
survei di seluruh stasiun penelitian yang dilakukan pada bulan September 2024.
Lokasi penelitan terbagi menjadi empat stasiun yaitu Stasiun MKL 1, MKL 2, MKL
3, dan MKL 4 yang ditentukan menggunakan metode purposive sampling.
Pengambilan data vegetasi dilakukan menggunakan teknik plot sampling dengan
ukuran plot 10 m x 10 m dengan interval 5 m. Data yang diambil yaitu identifikasi
spesies, keliling batang, dan tinggi mangrove untuk kategori pohon dan anakan
sementara itu kategori semai dihitung jumlah masing-masing spesiesnya. Hasil
penelitian ditemukan empat spesies mangrove yaitu Avicennia marina, Rhizophora
apiculata, Rhizophora stylosa, dan Sonneratia alba yang didominasi oleh
Rhizophora sp. Nilai kerapatan kategori pohon didapatkan berkisar 1100 – 2700
ind/ha yang termasuk kategori sedang hingga padat. Nilai Indeks Keanekaragaman
(H’) cenderung termasuk kategori rendah dengan nilai berkisar 0,62 – 1,19. Nilai
Indeks Keseragaman (J’) masuk ke dalam kategori sedang hingga tinggi dengan
nilai berkisar 0,55 – 0,89. Kondisi mangrove di kawasan ekositem mangrove Desa
Kabongan Lor masih tergolong cukup baik tetapi belum diimbangi oleh
pengelolaan yang baik.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Mangrove; Ekosistem Mangrove; Struktur Komunitas Mangove; Kabongan Lor
Subjects: Fisheries And Marine Sciences
Divisions: Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Marine Science
Depositing User: pancasila wati
Date Deposited: 26 May 2025 07:35
Last Modified: 26 May 2025 07:35
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/32518

Actions (login required)

View Item View Item