Search for collections on Undip Repository

PENGARUH JENIS PUPUK DAN DOSIS YANG BERBEDA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN SINTASAN INDUKAN Kappaphycus alvarezii PADA PROSES AKLIMATISASI METODE KULTUR JARINGAN (25da53)

HANIFAH, NUR (2025) PENGARUH JENIS PUPUK DAN DOSIS YANG BERBEDA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN SINTASAN INDUKAN Kappaphycus alvarezii PADA PROSES AKLIMATISASI METODE KULTUR JARINGAN (25da53). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.

[thumbnail of Nur Hanifah 25da53_compressed.pdf] Text
Nur Hanifah 25da53_compressed.pdf

Download (398kB)

Abstract

Metode kultur jaringan Kappaphycus alvarezii menjadi solusi untuk
mengatasi keterbatasan ketersediaan bibit. Tahapan pertama dan penting dari
metode kultur jaringan K. alvarezii adalah proses aklimatisasi indukan.
Aklimatisasi indukan bertujuan agar rumput laut dapat bertahan hidup dalam
kondisi lingkungan terkontrol. Kebutuhan nutrien selama aklimatisasi indukan K.
alvarezii dipenuhi dengan cara pemberian pupuk, seperti pupuk Provasoli’s
Enriched Seaweed (PES) dan Conway. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui
pengaruh jenis pupuk dan dosis yang berbeda terhadap morfologi, pertumbuhan,
dan sintasan indukan K. alvarezii pada proses aklimatisasi metode kultur jaringan
serta mengetahui jenis pupuk dan dosis terbaik. Metode penelitian ini menggunakan
metode eksperimental dengan rancangan acak lengkap faktorial. Pola faktorial yang
digunakan yaitu 2x3 dengan 3 kali ulangan dengan faktor jenis pupuk dan faktor
dosis. Adapun perlakuan yang dilakukan yaitu A1 (pupuk PES dengan dosis 1
ml/L), A2 (pupuk PES dengan dosis 3 ml/L), A3 (pupuk PES dengan dosis 5 ml/L),
B1 (pupuk Conway dengan dosis 1 ml/L), B2 (pupuk Conway dengan dosis 3 ml/L),
dan B3 (pupuk Conway dengan dosis 5 ml/L). Indukan K. alvarezii dipelihara
selama 42 hari. Data yang dikumpulkan yaitu nilai hue, tekstur, penambahan tunas,
laju pertumbuhan mutlak, laju pertumbuhan spesifik, dan sintasan. Hasil penelitian
menunjukkan jenis pupuk dan dosis berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap nilai hue,
penambahan tunas, laju pertumbuhan mutlak, dan laju pertumbuhan spesifik. Jenis
pupuk memberikan pengaruh nyata terhadap sintasan. Interaksi jenis pupuk dan
dosis berpengaruh nyata terhadap penambahan tunas. Berdasarkan hasil penelitian,
perlakuan B2 memberikan hasil terbaik dengan hasil laju pertumbuhan mutlak
sebesar 1,27 ± 0,35 g, laju pertumbuhan spesifik sebesar 0,32 ± 0,09 % perhari, dan
sintasan sebesar 9,96 ± 0,24 g. Pupuk Conway dengan dosis 3 ml/L memiliki
kandungan yang cukup untuk indukan K. alvarezii. Kualitas air, seperti suhu dan
pH, selama penelitian berada dalam kondisi optimal, sedangkan salinitas berada
dalam kondisi melebihi optimal.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: aklimatisasi, dosis, jenis pupuk, Kappaphycus alvarezii, pertumbuhan
Subjects: Fisheries And Marine Sciences
Divisions: Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Aquaculture
Depositing User: pancasila wati
Date Deposited: 26 May 2025 06:28
Last Modified: 26 May 2025 06:28
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/32502

Actions (login required)

View Item View Item