Search for collections on Undip Repository

ANALISIS STATUS MUTU AIR SERTA BEBAN PENCEMARAN KALI SEKETAK DENGAN METODE INDEKS PENCEMARAN (IP) DAN METODE CCME-WQI (25dsa52)

ZEVRIAWAN, ALDHIMAS BAGUS (2025) ANALISIS STATUS MUTU AIR SERTA BEBAN PENCEMARAN KALI SEKETAK DENGAN METODE INDEKS PENCEMARAN (IP) DAN METODE CCME-WQI (25dsa52). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.

[thumbnail of Aldhimas Bagus Zevriawan 25dsa52_compressed.pdf] Text
Aldhimas Bagus Zevriawan 25dsa52_compressed.pdf

Download (469kB)

Abstract

Perkembangan industri 4.0 dan transformasi digital 5.0 saat ini tidak hanya
berdampak positif saja, namun juga berdampak negatif, khususnya terhadap
lingkungan. Peningkatan aktivitas industri dan urbanisasi yang didorong oleh
transformasi digital turut berkontribusi terhadap pencemaran akibat limbah industri
dan domestik yang tidak terkelola dengan baik. Salah satunya Kali Seketak yang
merupakan salah satu sungai yang mengairi di Kota Semarang yang kini telah
tercemar akibat aktivitas manusia yang berasal dari limbah domestik, industri, dan
peternakan. Akibatnya pemanfaatan yang kurang maksimal terhadap sungai
tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui status mutu air Kali Seketak
berdasarkan 2 metode yaitu Indeks Pencemaran (IP) dan Canadian Council of
Ministers of the Environment Water Quality Index (CCME-WQI), menghitung daya
tampung maksimum beban pencemaran berdasarkan parameter fisika dan kimia.
Pengambilan sampel dilakukan di empat stasiun yang dibagi berdasarkan sumber
pencemar dengan 2 kali pengulangan pada bulan Oktober 2024, mencakup variabel
pH, suhu, Total Suspended Solid (TSS), Dissolved Oxygen (DO), Biological
Oxygen Demand (BOD), Chemical Oxygen Demand (COD), nitrit, total fosfat,
timbal (Pb), dan besi (Fe). Hasil analisis menunjukkan bahwa berdasarkan metode
Indeks Pencemaran (IP) keempat stasiun pengamatan berada dalam kategori
tercemar ringan. Namun, berdasarkan metode CCME-WQI, kualitas air di keempat
stasiun dikategorikan buruk. Perbedaan tersebut karena metode CCME-WQI lebih
sensitif dibandingkan dengan metode Indeks Pencemaran (IP). Hasil beban
pencemaran COD, BOD, nitrit, besi (Fe), dan timbal (Pb) telah melebihi beban
pencemaran maksimum, dengan beban pencemaran terbesar berada di Stasiun 3
yang merupakan sumber pencemar berasal dari aktivitas kampus dan domestik.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Kali Seketak, Indeks Pencemaran (IP), CCME-WQI, Beban Pencemaran (BP)
Subjects: Fisheries And Marine Sciences
Divisions: Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Aquatic Resources
Depositing User: pancasila wati
Date Deposited: 26 May 2025 06:24
Last Modified: 26 May 2025 06:24
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/32500

Actions (login required)

View Item View Item