ALAWIYAH, AMANDA SHABRINA (2025) KAJIAN PENGARUH SUPLEMENTASI SINBIOTIK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN TOTAL HAEMOCYTE COUNT PADA UDANG VANAME (Litopenaeus vannamei) YANG DIINFEKSI Vibrio parahaemolyticus (25da51). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.
|
Text
Amanda Shabrina Alawiyah 24da51.pdf Download (689kB) |
Abstract
Udang vaname (Litopenaeus vannamei) merupakan salah satu komoditas
unggulan yang memiliki nilai ekonomis tinggi dalam sektor akuakultur di
Indonesia. Bakteri V. parahaemolyticus adalah bakteri patogen yang sering
menyerang berbagai spesies udang dan krustasea, sehingga upaya pencegahan
infeksi menjadi sangat penting untuk mendukung keberhasilan budidaya udang
vaname. Penambahan sinbiotik yang terdiri dari L. bulgaricus (probiotik) dan
kitosan (prebiotik) pada pakan udang menjadi alternatif potensial untuk
meningkatkan kekebalan tubuh udang. Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji
dosis terbaik dari pemberian suplementasi sinbiotik L. bulgaricus dan kitosan
terhadap performa pertumbuhan dan respon imun udang vaname. Udang uji yang
digunakan berbobot 5,26 ± 2,0 g dengan kepadatan 13 ekor/Liter yang berukuran
30x30x40 cm. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental Rancangan
Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan yaitu perlakuan K
(probiotik 0% kg/pakan + prebiotik 0 kg/pakan), perlakuan A (probiotik 1%
kg/pakan + prebiotik 0,5% kg/pakan), perlakuan B (probiotik 1% kg/pakan +
prebiotik 0,75% kg/pakan), dan perlakuan C (probiotik 1% kg/pakan + prebiotik
1% kg/pakan) dengan masa pemberian pakan perlakuan selama 30 hari dan masa
uji tantang selama 7 hari dengan dosis 106 CFU/mL. Data yang diambil meliputi
tingkat kelangsungan hidup (SR), tingkat kelangsungan hidup (SGR), rasio
konversi pakan (FCR), total haemocyte count (THC), dan pengamatan gejala klinis.
Pemberian sinbiotik (L. bulgaricus sebagai probiotik dan kitosan sebagai prebiotik)
memberikan nilai tingkat kelangsungan hidup (SR) pada perlakuan C sebesar 84,62
± 7,69 (sebelum uji tantang) dan 66,67 ± 4,44 (setelah uji tantang), laju
pertumbuhan spesifik (SGR) pada perlakuan B sebesar 1,99 ± 0,05, rasio konversi
pakan (FCR) pada perlakuan C sebesar 2,11 ± 0.08, total haemocyte count (THC)
pada perlakuan A sebesar 6,64 ± 1,12 (sebelum uji tantang) dan perlakuan C sebesar
10,85 ± 0,93 (setelah uji tantang).
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Bakteri, Pakan, Pertumbuhan, Sinbiotik, Udang vaname. |
| Subjects: | Fisheries And Marine Sciences |
| Divisions: | Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Aquaculture |
| Depositing User: | pancasila wati |
| Date Deposited: | 26 May 2025 04:26 |
| Last Modified: | 26 May 2025 04:26 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/32492 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
