Search for collections on Undip Repository

PENGARUH PENAMBAHAN PROBIOTIK YANG BERBEDA DALAM PAKAN MANDIRI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP IKAN PATIN (Pangasius hypophthalmus) (25da45)

ADITYA PRATAMA, MUHAMMAD RAZIK (2025) PENGARUH PENAMBAHAN PROBIOTIK YANG BERBEDA DALAM PAKAN MANDIRI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP IKAN PATIN (Pangasius hypophthalmus) (25da45). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.

[thumbnail of Muhammad Razik Aditya Pratama 25da45_compressed.pdf] Text
Muhammad Razik Aditya Pratama 25da45_compressed.pdf

Download (433kB)

Abstract

Ikan patin (Pangasius hypophthalmus) merupakan salah satu komoditas
unggulan perikanan yang memiliki nilai ekonomis tinggi baik di pasar nasional
maupun internasional. Produksi ikan patin terus meningkat setiap tahunnya, pada
tahun 2020 mencapai 327.145 ton, tahun 2021 mencapai 332.022 ton, dan tahun
2022 mencapai 340.444 ton. Permasalahan yang dihadapi oleh pembudidaya ikan
patin di lapangan adalah pertumbuhan ikan patin yang kurang maksimal
dikarenakan rendahnya efisiensi pemanfaatan pakan. Hal tersebut diduga
disebabkan oleh penyerapan pakan ikan yang kurang optimal karena kualitas pakan
yang digunakan rendah. Oleh karena itu penambahan probiotik pada pakan
diharapkan dapat menekan biaya produksi pakan dan meningkatkan efisiensi pakan
pada ikan selama pemeliharaan.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji pengaruh penambahan
probiotik yang berbeda dalam pakan mandiri terhadap pertumbuhan dan
kelangsungan hidup ikan patin. Penelitian ini dilaksanakan selama 42 hari
menggunakan metode eksperimen berupa Rancangan Acak Lengkap (RAL) 4
perlakuan dan 3 ulangan. Pakan uji yang digunakan adalah pakan mandiri yang
ditambahkan probiotik yang berbeda yaitu A (tanpa penambahan probiotik), B
(penambahan probiotik A 8 ml/ 100 g pakan), C (penambahan probiotik B 8 ml/
100 g pakan), D (penambahan probiotik C 8 ml/ 100 g pakan).
Data yang diamati meliputi Survival Rate (SR), Total Konsumsi Pakan
(TKP), Efisiensi Pemanfaatan Pakan (EPP), Rasio Konversi Pakan (FCR),
Pertumbuhan bobot Mutlak, dan Pertumbuhan Bobot Spesifik (SGR) ikan patin.
Data pengukuran kualitas air selama pemeliharaan menunjukkan nilai suhu 24,4
29,6 oC, pH 6,7-7,9, dan DO 2,93-4,06 mg/L. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
penambahan probiotik pada pakan tidak memberikan pengaruh yang nyata (P>0,05)
pada nilai SR, TKP, EPP, FCR, pertumbuhan bobot mutlak, dan SGR. Berdasarkan
hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa dari ketiga probiotik yang telah
digunakan, tidak ada probiotik yang terbaik karena tidak memberikan pengaruh
yang signifikan terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan patin. Hal
tersebut dikarenakan kandungan protein pada pakan mandiri yang rendah sebesar
11,74%

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: patin, pakan, pertumbuhan, probiotik
Subjects: Fisheries And Marine Sciences
Divisions: Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Aquaculture
Depositing User: pancasila wati
Date Deposited: 26 May 2025 03:48
Last Modified: 26 May 2025 03:48
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/32483

Actions (login required)

View Item View Item