Search for collections on Undip Repository

PENGARUH PAKAN BERBEDA TERHADAP LAJU PERTUMBUHAN BENIH KAKAP PUTIH (Lates calcalifer) PADA SISTEM IMTA DAN NON IMTA (25da44)

TARUNA, BAGUS SURYA (2025) PENGARUH PAKAN BERBEDA TERHADAP LAJU PERTUMBUHAN BENIH KAKAP PUTIH (Lates calcalifer) PADA SISTEM IMTA DAN NON IMTA (25da44). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.

[thumbnail of Bagus Surya Taruna 25da44.pdf] Text
Bagus Surya Taruna 25da44.pdf

Download (653kB)

Abstract

Ikan kakap putih (Lates calcalifer) merupakan salah satu komoditas
budidaya unggulan di Indonesia karena nilai ekonomis yang tinggi serta permintaan
pasar yang tinggi. Potensi yang besar tidak luput dari permasalahan seperti
penggunaan pakan serta sistem budidaya yang terus berkembang. Pakan rucah
dinilai kurang baik karena bisa membawa penyakit dan parasit serta ketersediaan
yang bergantung musim, sedangkan pakan buatan menyebabkan biaya operasional
meningkat. Perkembangan pengetahuan memunculkan sistem budidaya baru yaitu
IMTA (Integreted Multi Tropic Aquaculture) yang dinilai dapat memberikan
biomassa yang lebih baik dapat menjaga lingkungan. Oleh karena itu, penelitian ini
bertujuan mengetahui pengaruh pakan berbeda pada laju pertumbuhan benih ikan
kakap yang dibudidaya pada sistem IMTA dan Non IMTA. Ikan uji pada penelitian
ini adalah benih kakap putih dengan panjang rata – rata 14,18 ± 0,35 cm dan bobot
rata-rata 34,96 ± 2,68 g dengan padat tebar 1 ekor / 288 L dengan total jumlah 300
ekor. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) dengan empat
perlakuan dan tiga kali pengulangan yaitu A (pelet non IMTA), B (rucah non
IMTA), C (pelet IMTA), dan D (rucah IMTA). Penelitian dilakukan pada bulan
Mei – Juni 2024 di MSTP Jepara selama 50 hari. Pada kolam IMTA ditebar rumput laut
(Glacilaria sp.) dan kerang hijau (Perna viridis). Pakan menggunakan rucah dan
pelet dengan metode fix rate 5% dengan frekuensi 3 kali/hari. Hasil uji RAK dapat
disimpulkan bahwa pemberian pakan berbeda tidak berpengaruh nyata (P >0,05)
terhadap pertumbuhan bobot mutlak, SGR dan FCR benih kakap putih yang
dipelihara pada sistem IMTA dan non IMTA. Hasil penelitian ini pertumbuhan
bobot mutlak antara 62,93±11,98 – 80,73±12,62, SGR antara 2,04±0,32 –
2,39±0,18 dan FCR antara 1,78±0,33 – 2,53±0,8. Kualitas air pH berkisar 7,85 –
9,21, salinitas berkisar 10 – 30 o/oo dan DO berkisar 4,1 – 7,7 mg/L.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: IMTA, Kakap Putih, Pelet, Pertumbuhan, Rucah
Subjects: Fisheries And Marine Sciences
Divisions: Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Aquaculture
Depositing User: pancasila wati
Date Deposited: 26 May 2025 03:41
Last Modified: 26 May 2025 03:43
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/32481

Actions (login required)

View Item View Item