SOEKOCO, VAN WILDAN and Cahyaningtyas, Irma and Putrijanti, Aju (2025) TINJAUAN YURIDIS TENTANG PEMERIKSAAN SAKSI SECARA DARING PADA PROSES PEMBUKTIAN TINDAK PIDANA DI PENGADILAN NEGERI SEMARANG. _045 Acara 2025. Undergraduate thesis, Fakultas Hukum Universitas Diponegoro.
|
Text
Van Wildann Soekoco_cover.pdf Restricted to Repository staff only Download (953kB) |
|
|
Text
Van Wildann Soekoco_abstrak.pdf Download (303kB) |
|
|
Text
Van Wildann Soekoco_bab 1.pdf Restricted to Repository staff only Download (356kB) |
|
|
Text
Van Wildann Soekoco_bab 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (626kB) |
|
|
Text
Van Wildann Soekoco_bab 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (518kB) |
|
|
Text
Van Wildann Soekoco_bab 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (15kB) |
|
|
Text
Van Wildann Soekoco_dapus.pdf Download (204kB) |
Abstract
Peran internet semakin signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk sosial, ekonomi, dan politik. Peningkatan penggunaan internet telah menjadi kebutuhan pokok, di mana hampir semua kebutuhan dapat dipenuhi secara daring, termasuk dalam dunia peradilan. Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) yang menjadi pedoman hukum acara di pengadilan belum mengatur digitalisasi proses peradilan. Hal ini menimbulkan permasalahan yuridis dan implementasi karena berpotensi bertentangan dengan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1981 tentang Hukum Acara Pidana (KUHAP).
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kedudukan saksi dalam pemeriksaan perkara pidana secara daring dan proses pemeriksaan saksi secara daring di Pengadilan Negeri Semarang.
Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan hukum normatif, spesifikasi deskriptif analitis. Pengumpulan data dilakukan melalui data primer berupa wawancara dengan hakim di Pengadilan Negeri Semarang dan data sekunder dari studi pustaka, peraturan perundang-undangan, sumber daring, dan dokumen lain yang relevan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedudukan saksi dalam pemeriksaan perkara pidana secara daring setara dengan saksi dalam pemeriksaan konvensional. Proses pemeriksaan saksi secara daring di Pengadilan Negeri Semarang dilaksanakan berdasarkan Peraturan Mahkamah Agung Nomor 4 Tahun 2020 dan asas "contante justitie". Di dalam penerapannya terdapat kendala seperti keterbatasan teknologi, gangguan teknis, dan kesulitan mengamati ekspresi saksi. Kedepannya pengadilan memperbaiki dan meningkatkan infrastruktur teknologi untuk mengatasi gangguan teknis yang terjadi di dalam persidangan daring.
Kata kunci: Persidangan Daring, Kedudukan Saksi, Proses Pemeriksaan Saksi
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Persidangan Daring, Kedudukan Saksi, Proses Pemeriksaan Saksi |
| Subjects: | Law |
| Divisions: | Faculty of Law > Department of Law |
| Depositing User: | Perpus FH |
| Date Deposited: | 26 May 2025 03:35 |
| Last Modified: | 08 Sep 2025 05:40 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/32479 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
