PRAMESWARI, Salma Budi (2024) PERANAN SUKU BUNGA DALAM TRANSMISI KEBIJAKAN MONETER DI INDONESIA: PENDEKATAN DINAMIKA TEMPORAL DENGAN SISTEM REKURSIF DAN MODEL ARDL (2010-2023). Undergraduate thesis, UNDIP: Fakultas Ekonomika dan Bisnis.
|
Text (Cover)
1._S___Cover___12020120130144.pdf - Published Version Download (227kB) |
|
|
Text (Abstrak (Inggris))
4._S___Abstrak_(Inggris)___12020120130144.pdf - Published Version Download (261kB) |
|
|
Text (Abstrak (Indonesia))
5._S___Abstrak_(Indonesia)___12020120130144.pdf - Published Version Download (259kB) |
|
|
Text (Daftar Isi)
6._S___Daftar_Isi___12020120130144.pdf - Published Version Download (297kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
12._S___Daftar_Pustaka___12020120130144.pdf - Published Version Download (377kB) |
|
|
Text (Fulltext PDF Bookmarks)
16._S___Fulltext_PDF_Bookmarks___12020120130144.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
Penelitian ini mengeksplorasi transmisi kebijakan moneter melalui jalur
suku bunga dengan mempertimbangkan interdependensi dan dinamika temporal
variabel ekonomi. Menggunakan model Autoregressive Distributed Lag (ARDL)
dan data triwulanan Q1 2010–Q4 2023, penelitian ini menemukan bahwa jalur
transmisi suku bunga memiliki pola kompleks baik dalam jangka pendek maupun
panjang.
Dalam jangka pendek, pertumbuhan PDB meningkatkan suku bunga kredit
investasi namun menurunkan suku bunga kredit konsumsi, sementara dalam jangka
panjang, keduanya dipengaruhi secara negatif. Peningkatan uang inti riil
menurunkan suku bunga kredit investasi dan konsumsi di semua periode melalui
peningkatan likuiditas. Suku bunga kebijakan memiliki efek positif terhadap kedua
suku bunga kredit dalam jangka pendek, namun menjadi negatif dalam jangka
panjang, sedangkan suku bunga deposito memberikan efek positif secara konsisten.
Pada sektor riil, suku bunga kredit investasi dan pertumbuhan kredit
memengaruhi PMTB secara positif dalam jangka pendek, tetapi pertumbuhan kredit
berdampak negatif dalam jangka panjang. Pertumbuhan pendapatan nasional dan
suku bunga kredit konsumsi berpengaruh positif terhadap pengeluaran konsumsi
rumah tangga di semua periode. Terhadap inflasi, net ekspor menunjukkan
pengaruh negatif konsisten, sementara pengeluaran konsumsi dan pemerintah
memiliki efek positif dalam jangka pendek namun negatif dalam jangka panjang.
PMTB menunjukkan pola sebaliknya, yaitu negatif dalam jangka pendek dan positif
dalam jangka panjang.
Penelitian ini mengungkap bahwa suku bunga acuan dan deposito dapat
memicu inflasi melalui investasi, namun mengendalikannya melalui konsumsi.
Peningkatan pendapatan nasional mendorong inflasi, sedangkan pertumbuhan
kredit memiliki efek deflasioner. Temuan ini menekankan pentingnya kebijakan
moneter yang terintegrasi untuk mencapai keseimbangan antara konsumsi,
investasi, dan inflasi guna mendorong stabilitas ekonomi makro yang
berkelanjutan.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kebijakan Moneter, Transmisi Jalur Suku Bunga, Inflasi, ARDL, Model Persamaan Simultan. |
| Subjects: | Economics and Business > Economic Sciences Economics and Business |
| Divisions: | Faculty of Economics and Business > Department of Economics and Development Studies |
| Depositing User: | Mr Sulamul Hadi |
| Date Deposited: | 22 May 2025 06:58 |
| Last Modified: | 22 May 2025 06:58 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/32406 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
