Search for collections on Undip Repository

ANALISIS BIOEKONOMI RAJUNGAN (Portunus pelagicus) DI PESISIR KOTA SERANG, BANTEN (24dpt324)

AUSTIN, NEISKA SALMA (2024) ANALISIS BIOEKONOMI RAJUNGAN (Portunus pelagicus) DI PESISIR KOTA SERANG, BANTEN (24dpt324). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.

[thumbnail of Neiska Salma Austin 24dpt324.pdf] Text
Neiska Salma Austin 24dpt324.pdf

Download (384kB)

Abstract

Rajungan (Portunus pelagicus) merupakan komoditi perikanan yang
memiliki nilai jual tinggi, baik sebagai komoditi lokal maupun ekspor. Nelayan
pesisir kota serang menangkap rajungan menggunakan jaring rajungan.
Penangkapan secara berlebihan menyebabkan overfishing sehingga rajungan
susah berkembang biak dan mengakibatkan pengurangan pada stok sumberdaya
ikan itu sendiri. PPN Karangantu selalu menghasilkan produksi rajungan setiap
tahunnya, oleh karena itu perlu diadakan pengawasan terhadap sumber daya
rajungan apakah telah terjadi overfishing atau belum. Penelitian ini bertujuan
untuk menganalisis tingkat CPUE sumber daya rajungan, menganalisis MSY,
MEY dan OAE sumber daya rajungan di pesisir Kota Serang dengan model
Gordon-schaefer dan menganalisis tingkat pemanfaatan dan pengupayaan sumber
daya rajungan di pesisir Kota Serang. Metode penelitian yang digunakan adalah
metode kuantitatif. Pengumpulan data menggunakan sensus sebanyak 75
responden nelayan jaring rajungan di pesisir Kota Serang. Jumlah tangkapan
dalam Maximum Sustainable Yield (MSY) adalah 88.587 kg/tahun dengan jumlah
trip penangkapan sebanyak 11.462 trip/tahun. Jumlah tangkapan dalam Maximum
Economic Yield (MEY) adalah 88.197 kg/tahun dengan jumlah trip penangkapan
sebanyak 10.702 trip/tahun. Jumlah tangkapan dalam Open access Equilibrium
(OAE) adalah 21.943 kg dengan jumlah trip penangkapan sebanyak 21.403 trip.
Keuntungan optimum dari dari pemanfaatan sumber daya rajungan di Perairan
Kota Serang diperoleh pada kondisi MEY yaitu Rp5.083.514.725/tahun
sedangkan pada kondisi MSY sebesar Rp5.057.864.342/tahun dan keuntungan
pada kondisi OAE sebesar Rp0. Tingkat pemanfaatan sumber daya rajungan di
Pesisir Kota Serang yang diperbolehkan sebesar 70.869,6 kg dengan rata-rata
tingkat pengupayaan sebesar 104%. Hal tersebut menunjukkan bahwa rajungan di
Perairan Kota Serang sudah mengalami overfishing.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: bioekonomi, Kota Serang, tingkat pemanfaatan, rajungan
Subjects: Fisheries And Marine Sciences
Divisions: Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Capture Fisheries
Depositing User: pancasila wati
Date Deposited: 15 May 2025 07:01
Last Modified: 15 May 2025 07:01
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/32225

Actions (login required)

View Item View Item