Search for collections on Undip Repository

ANALISIS RISIKO DAN KESESUAIAN WISATA ARUNG JERAM SUNGAI ELO, KABUPATEN MAGELANG, JAWA TENGAH (24dsa322)

FEBRIANI, MAGRISA KURNIA (2024) ANALISIS RISIKO DAN KESESUAIAN WISATA ARUNG JERAM SUNGAI ELO, KABUPATEN MAGELANG, JAWA TENGAH (24dsa322). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.

[thumbnail of Magrisa Kurnia Febriani 24dsa322.pdf] Text
Magrisa Kurnia Febriani 24dsa322.pdf

Download (686kB)

Abstract

Sungai Elo merupakan salah satu sungai besar di Kabupaten Magelang yang
dimanfaatkan sebagai objek wisata arung jeram. Tujuan penelitian ini adalah untuk
menganalisis risiko, karakteristik sungai, kualitas air, kesesuaian wisata, daya
dukung kawasan, dan manajemen wisata arung jeram Sungai Elo. Penelitian ini
dilakukan pada bulan Januari hingga Februari 2024. Penelitian dilakukan pada 4
stasiun yang terdiri dari bagian jeram dan tidak jeram. Analisis bahaya dan risiko
menggunakan metode wawancara kepada 90 responden yang terdiri dari 45
pengunjung, 15 pemandu, dan 30 masyarakat. Parameter karakteristik sungai
dianalisis dengan metode observasi langsung dan penginderaan jauh. Analisis
kualitas air dilakukan dengan pengukuran langsung di lapangan dan pengujian di
laboratorium. Analisis kesesuaian wisata menggunakan perhitungan Indeks
Kesesuaian Wisata (IKW). Analisis daya dukung menggunakan perhitungan Daya
Dukung Kawasan (DDK). Perumusan manajemen wisata menggunakan metode
deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Hasil bahaya yang teridentifikasi
meliputi bahaya fisik, biologi, dan aktivitas manusia dengan tingkat risiko rendah
hingga sangat tinggi. Hasil karakteristik sungai diperoleh lebar sungai 13,56 – 41,85
m, kedalaman air 0,85 – 1,70 m, kecepatan arus 0,11 – 0,64 m/s, debit sungai 4,31 – 26,02 m³/s, kemiringan sungai 0,48 – 0,85% , material dasar pasir berbatu, dan
pola aliran sungai dendritik. Hasil kualitas air diperoleh suhu 28 – 30,5 °C, pH 8,97 – 9,27, DO 8,16 – 10,53 mg/L, kecerahan air 0,48 – 0,52 m, TSS 10,22 – 14,73
mg/L, dan total Escherichia coli 0 – 7,5 MPN/100 mL. Hasil IKW yang sebesar
79,8% termasuk pada kriteria S2 (sesuai) dan DDK 468 orang/hari. Manajemen
risiko meliputi mengurangi risiko, menerima risiko, mentransfer risiko, dan
menghindari risiko. Pengembangan wisata dilakukan dengan meningkatkan
potensi, peran masyarakat, serta fasilitas pendukung wisata.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Arung Jeram, Kesesuaian Wisata, Risiko Wisata, Sungai Elo
Subjects: Fisheries And Marine Sciences
Divisions: Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Aquatic Resources
Depositing User: pancasila wati
Date Deposited: 15 May 2025 04:08
Last Modified: 15 May 2025 04:08
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/32218

Actions (login required)

View Item View Item