Search for collections on Undip Repository

EFEKTIVITAS PENAMBAHAN MADU PADA PAKAN DENGAN DOSIS BERBEDA TERHADAP JANTANISASI IKAN GUPPY (Poecilia reticulata) (24da321)

JANUARDI, PRAYOGA (2024) EFEKTIVITAS PENAMBAHAN MADU PADA PAKAN DENGAN DOSIS BERBEDA TERHADAP JANTANISASI IKAN GUPPY (Poecilia reticulata) (24da321). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.

[thumbnail of Prayoga Januardi 24da321.pdf] Text
Prayoga Januardi 24da321.pdf

Download (766kB)

Abstract

Jantanisasi merupakan suatu upaya untuk mengarahkan perkembangan kelamin
suatu organisme menjadi jantan. Salah satu zat yang dapat digunakan dalam proses
jantanisasi adalah madu. Madu mengandung zat aromatase inhibitor seperti chrysin.
Chrysin bekerja dengan menghambat kinerja dari enzim yang memproduksi estrogen
sehingga dapat mengarahkan kelamin menjadi jantan. Penelitian ini bertujuan untuk
mengkaji pengaruh penambahan madu pada pakan terhadap jantanisasi ikan guppy
(Poecilia reticulata). Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode
rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri atas 5 perlakuan dan 3 kali ulangan. 5
perlakuan yang digunakan adalah perlakuan K, A, B, C, D dengan jumlah dosis madu
pada pakan yang berbeda-beda yaitu 0 ml/kg, 50 ml/kg, 60 ml/kg, 70 ml/kg, 80 ml/kg.
Penelitian ini menggunakan 15 pasang induk ikan guppy dengan rentang umur 3-4
bulan dan dengan perbandingan 1:1. Pemeliharaan larva dilakukan selama 30 hari
untuk dapat melihat perbedaan morfologi antara jantan dan betina. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa penambahan madu pada pakan tidak memberikan pengaruh nyata
terhadap nisbah kelamin jantan dan kelulushidupan larva ikan guppy, akan tetapi
memberikan pengaruh nyata terhadap nilai total konsumsi pakan. Perlakuan B yang
menambahkan madu dengan dosis 60 ml/kg mendapatkan hasil jantanisasi tertinggi
dengan nilai 59,15±7,94, dilanjutkan dengan perlakuan C dengan dosis 70 ml/kg
sebesar 53,69±18,05, perlakuan D dengan dosis 80 ml/kg sebesar 48,15±3,21,
perlakuan A dengan dosis 50 ml/kg sebesar 45,15±5,01, dan Perlakuan K dengan dosis
0 ml/kg yang mendapatkan hasil nisbah kelamin jantan terendah dengan nilai
27,62±23,96. Disimpulkan bahwa penambahan madu dengan dosis 60 ml/kg
merupakan dosis yang menghasilkan nisbah kelamin jantan dengan nilai tertinggi yaitu
59,15%.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: dosis, ikan guppy, jantanisasi, madu
Subjects: Fisheries And Marine Sciences
Divisions: Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Aquaculture
Depositing User: pancasila wati
Date Deposited: 15 May 2025 03:52
Last Modified: 15 May 2025 03:52
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/32217

Actions (login required)

View Item View Item