Pratiwi, Luvita Eska (2025) PENETAPAN DAPIL DAN ALOKASI KURSI SERTA PENGARUHNYA TERHADAP PEROLEHAN KURSI PARTAI POLITIK DI KABUPATEN BOYOLALI DAN KABUPATEN SRAGEN PADA PEMILU 2024. Masters thesis, Master Program In Political Science.
|
Text
1. COVER TESIS - 0.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (603kB) |
|
|
Text
2. TESIS BAB I.pdf - Published Version Download (666kB) |
|
|
Text
3. TESIS BAB II.pdf - Published Version Download (217kB) |
|
|
Text
4. TESIS BAB III.pdf - Published Version Download (204kB) |
|
|
Text
5. TESIS BAB IV.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text
6. TESIS BAB V.pdf - Published Version Download (44kB) |
|
|
Text
7. DAFTAR PUSTAKA TESIS.pdf - Published Version Download (78kB) |
Abstract
Dapil dan alokasi kursi merupakan unsur penting dalam Pemilu Legislatif.
Dapil memuat batas-batas dan luas wilayah administratif sebagai arena kontestasi,
dan jumlah alokasi kursi yang diperebutkan oleh peserta Pemilu. Besaran Dapil dan
alokasi kursi sangat berpengaruh terhadap tingkat rivalitas kandidat dan efektivitas
fungsi perwakilan dalam kebijakan publik pasca Pemilu. Pengamat
mengungkapkan, bahwa penataan dapil selama ini kurang mendapat perhatian.
Prosesnya dianggap kompleks karena pemenuhan pada satu prinsip kerap memicu
tidak terpenuhinya prinsip yang lain. Di sisi lain, satu prinsip yang tidak terpenuhi
juga akan mempengaruhi prinsip lainnya.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Penataan Dapil dan Alokasi
Kursi Anggota DPRD menggunakan prinsip-prinsip penataan dapil dan alokasi
kursi, serta pengaruhnya terhadap Perolehan Kursi Partai Politik sebagai Peserta
Pemilu 2024 di Kabupaten Boyolali dan Kabupaten Sragen. Penelitian dilakukan
dengan metode deskriptif eksplanasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
meskipun penyusunan dapil dan alokasi kursi telah memenuhi prinsip penataan,
namun masih ditemukan bias harga kursi dan kesenjangan tingkat kompetisi. Hal
ini terutama terlihat dari pemenuhan terhadap prinsip kesetaraan nilai suara, dimana
di Boyolali BPPdnya memiliki deviasi pada kisaran 95,29% s.d. 104,76% dan di
Sragen 95,60% s.d. 106,37%, meskipun secara teori masih memenuhi prinsip
kesetaraan nilai suara. Prinsip Ketaatan pada Sistem Pemilu yang Proporsional juga
terpenuhi pada angka 9 – 11 kursi di Boyolali, dan pada angka 7 - 11 kursi di Sragen,
yang sekaligus sebagai acuan pemenuhan prinsip proporsionalitas, dimana indeks
disparitasnya adalah 2 kursi dengan alokasi kursi mendekati rata-rata 10 kursi
Boyolali, dan 4 kursi dengan alokasi kursi mendekati rata-rata 8 kursi untuk Sragen.
Penataan ulang khususnya untuk Boyolali, tidak ditemukan unsur penataan dapil
yang wilayahnya melompat (Gerymanderring).
Secara umum, perolehaan kursi parpol di Boyolali tidak terdampak dengan adanya
penataan dapil dan alokasi kursi. PDI Perjuangan masih menguasai perolehan kursi
di Boyolali, bahkan bersama PKB, PKS dan Gerindra, berhasil meraih tambahan
kursi. Sedangkan di Kabupaten Sragen, tidak ada perubahan komposisi wilayah
dapil, namun terdapat tambahan 5 kursi, yang diantaranya berhasil diraih oleh partai
PDI Perjuangan, Partai Gerindra, Partai Demokrat, Partai Amanat Nasional dan
Partai NasDem. Perlu peran serta aktif dari berbagai pihak, untuk mengawal proses
penyusunan dapil dan alokasi kursi pada pemilu yang akan datang.
#daerahpemilihan #dapil #alokasikursi #pemiluDPRD #pemilu2024
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Subjects: | Social Science and Political Science |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Master Program in Political Science |
| Depositing User: | Febriana MIPOL |
| Date Deposited: | 14 May 2025 07:53 |
| Last Modified: | 14 May 2025 07:53 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/32178 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
