Saputri, Aprilia Yovangka and Suyanto, Suyanto (2022) MODAL SOSIAL DALAM PENGEMBANGAN COMMUNITY BASED TOURISM (Desa Wisata “Kreatif Perdamaian” di Dusun Srumbung Gunung Kabupaten Semarang). Undergraduate thesis, FAKULTAS ILMU BUDAYA.
|
Text
APRILIA YOVANGKA SAPUTRI 13040218140087.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
Pariwisata merupakan sektor yang dinilai efektif sebagai pendekatan
pembangunan desa untuk mengembangkan daerah dan masyarakatnya sesuai
potensi yang dimiliki melalui konsep desa wisata. Salah satu pengembangan desa
wisata yaitu Desa Wisata Kreatif Perdamaian di Dusun Srumbung Gunung, Desa
Poncoruso, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang. Kegiatan wisata ini bermula
dari inisiatif dan tekad kuat masyarakat untuk menggali potensi wilayahnya serta
supaya dapat melaksanakan pembangunan desa secara maksimal. Keterlibatan dan
kerja sama masyarakat khususnya pada desa wisata ini muncul karena adanya
modal sosial dan partisipasi aktif masyarakat dalam pengembangannya. Maka
tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi modal sosial dalam
pengembangan Desa Wisata Kreatif Perdamaian (DWKP) yang berbasis
Community Based Tourism, mengetahui proses pemberdayaan masyarakat dalam
mendukung pengembangan desa wisatanya serta mengetahui dampak
pengembangan desa wisata yang dilakukan terhadap kehidupan masyarakat dari
aspek ekonomi dan sosial budaya.
Penelitian ini menggunakan teori modal sosial dari Putnam yang terdiri
dari aspek norms, trust, dan networks yang didukung dengan konsep
pengembangan desa wisata, Community Based Tourism (CBT), serta
pemberdayaan masyarakat. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian
kualitatif etnografi dengan metode studi pustaka, wawancara mendalam,
dokumentasi serta observasi partisipasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa
dalam pengembangan DWKP telah terdapat modal sosial yang kuat. Aspek
pembentuk modal sosial tersebut meliputi nilai dan norma sosial, kepercayaan
serta jaringan sosial yang memiliki pengaruh signifikan dalam pencapaian tujuan
DWKP serta keberlanjutan desa wisata. Modal sosial bridging diterapkan dalam
proses pemberdayaan masyarakat dengan melibatkan pihak akademisi, pihak
swasta dan pemerintah daerah melalui penyelenggaraan pelatihan pengelolaan
pariwisata dan produksi ekonomi kreatif. Pemberdayaan masyarakat di DWKP
sudah berhasil dengan telah terjadinya peningkatan inovasi dan inisiatif dalam
penciptaan dan penjualan produk serta peningkatan pelayanan dalam kegiatan
pariwisata. Seiring pengembangan pariwisata di DWKP tersebut mampu
memberikan dampak positif terhadap kehidupan perekonomian dan membawa
berbagai perubahan terhadap sosial budaya masyarakat.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Humanities |
| Divisions: | Faculty of Humanities > Department of Social Anthroplogy |
| Depositing User: | Mr UPT Perpus Undip |
| Date Deposited: | 16 Jun 2025 23:53 |
| Last Modified: | 16 Jun 2025 23:53 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/32073 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
