Search for collections on Undip Repository

ASPEK BIOLOGI HIU LANYAM (Carcharhinus sorrah) YANG DIDARATKAN DI PELABUHAN PERIKANAN SAMUDERA NIZAM ZACHMAN (PPSNZ) JAKARTA (24dik257)

RIZKINA, NURNAZMILAILA (2024) ASPEK BIOLOGI HIU LANYAM (Carcharhinus sorrah) YANG DIDARATKAN DI PELABUHAN PERIKANAN SAMUDERA NIZAM ZACHMAN (PPSNZ) JAKARTA (24dik257). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.

[thumbnail of Nurnazmilaila R 24dik257_compressed.pdf] Text
Nurnazmilaila R 24dik257_compressed.pdf

Download (366kB)

Abstract

Hiu Lanyam (Carcharhinus sorrah) tersebar luas di wilayah perairan Indo
Pasifik, keberadaannya sering ditemukan di hampir seluruh perairan Indonesia. Status
konservasi Hiu Lanyam menurut red list IUCN dalam kondisi hampir terancam dan
diduga populasinya telah menurun. Penangkapan Hiu Lanyam yang semakin besar
dikhawatirkan dapat mengganggu populasinya di alam. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui aspek biologi Hiu Lanyam (C. sorrah) yang Didaratkan di Pelabuhan
Perikanan Samudera Nizam Zachman (PPSNZ) Jakarta. Aspek biologi yang dikaji
adalah sebaran ukuran berdasarkan panjang dan berat, hubungan panjang berat, nisbah
kelamin dan tingkat kematangan klasper. Penelitian ini menggunakan metode
deskriptif kuantitatif dan pengambilan sampel menggunakan metode acak (random
sampling). Pengambilan data yang dilakukan berupa panjang tubuh, berat dan jenis
kelamin. Pengukuran panjang tubuh dalam kondisi tanpa kepala (headless). Hasil
penelitian diperoleh sampel Hiu Lanyam sebanyak 248 individu, terdiri dari 111 jantan
dan 137 betina. Ukuran panjang yang didapatkan berkisar 64-141 cm dan berat
berkisar 9.9-14 kg. Selang ukuran panjang 74-82 cm adalah kelas dengan jumlah
tangkapan tertinggi didominasi oleh hiu jantan dan selang ukuran berat 0.9-2.4 kg
adalah kelas dengan jumlah tangkapan tertinggi didominasi oleh hiu betina. Hubungan
panjang dan berat pada hiu jantan diperoleh persamaan W=9.44L3.302, sedangkan pada
hiu betina diperoleh persamaan W=1.101L3.271. Hal tersebut menunjukkan bahwa hiu
jantan dan betina memiliki pola pertumbuhan yang sama, yaitu allometrik positif.
Perbandingan jenis kelamin antara jantan dan betina didapatkan sebesar 1:1.23.
Berdasarkan hasil uji Chi-Square menunjukkan X2 hitung (2.72) lebih kecil daripada
X2 tabel (6.17) yang berarti dalam kondisi seimbang. Tingkat kematangan klasper Hiu
Lanyam paling banyak didaratkan pada kategori not calcification (73%), full
calcification (18%) dan not full calcification (9%).

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Aspek Biologi ; Carcharhinus sorrah ; Headless ; Ikan Hiu
Subjects: Fisheries And Marine Sciences
Divisions: Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Marine Science
Depositing User: pancasila wati
Date Deposited: 07 May 2025 07:26
Last Modified: 07 May 2025 07:26
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/32029

Actions (login required)

View Item View Item