Search for collections on Undip Repository

KONDISI METEOROLOGI LAUT TERHADAP SUHU PERMUKAAN LAUT DI PERAIRAN KOTA SURABAYA TAHUN 2019 – 2021 (24dik226)

WINDI HASTUTI, RAMADANI PUTRI (2024) KONDISI METEOROLOGI LAUT TERHADAP SUHU PERMUKAAN LAUT DI PERAIRAN KOTA SURABAYA TAHUN 2019 – 2021 (24dik226). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.

[thumbnail of RAMADANI PUTRI WINDI 24dik226.pdf] Text
RAMADANI PUTRI WINDI 24dik226.pdf

Download (759kB)

Abstract

Wilayah Perairan Laut Jawa sangat dipengaruhi oleh siklus muson, angin dan
arus dari arah timur (muson barat) serta angin dan arus dari arah barat (muson timur).
Disepanjang wilayah Perairan Surabaya hingga Madura merupakan wilayah lintasan
poros utama Angin Muson sehingga kondisi hidrooseanografi dan klimatologinya
berkaitan. Perubahan suhu permukaan laut dipengaruhi oleh kondisi cuaca, iklim,
fenomena upwelling dan downwelling, serta kondisi meteorologinya.
Penelitian ini dibagi melalui beberapa tahap yaitu tahap pendahuluan dan
tahap pengambilan data yang dilakukan pada Bulan November 2023, tahap Analisis
data dan tahap penulisan laporan dimulai pada Bulan Desember 2023. Pengambilan
data dilakukan di BMKG Maritim Tanjung Perak Kota Surabaya. Data yang
diperoleh diantaranya data curah hujan, data lama penyinaran matahari, data suhu
udara dan suhu permukaan laut. Metode pengambilan data suhu permukaan laut
dilakukan dengan menggunakan citra NOAA, sedangkan untuk data meteorologinya
menggunakan data hasil observasi BMKG Maritim Kota Surabaya.
Hasil penelitian menunjukkan perubahan suhu permukaan laut di Perairan Kota
Surabaya tahun 2019 – 2021 berkisar antara 27,4oC – 29,8oC. Selanjutnya untuk
kondisi meteorologi Kota Surabaya menunjukkan rata rata intensitas curah hujan
pada tahun tahun 2019 berkisar antara 0 – 13,6 mm, pada tahun 2020 intensitasnya
berada pada kisaran 0 – 16,4 mm, pada tahun 2021 diketahui intensitas curah hujan
mencapai 17,3 mm. Nilai rata rata untuk lama penyinaran matahari di Kota Surabaya
pada tahun tahun 2019 berlangsung selama 4,9 jam hingga 8,9 jam, pada tahun 2020
penyinaran matahari berlangsung selama 3,3 hingga 8,3 jam, pada tahun 2021
mengalami penurunan rata rata penyinaran matahari yaitu selama 3,1 hingga 7,9 jam.
Dalam penelitian ini nilai korelasi antar suhu permukaan laut dengan curah hujan
harian tahun tahun 2019 sebesar 0,05 dan nilai korelasi data curah hujan bulanan
sebesar 0,30. Tahun 2020 korelasi untuk data harian dan bulanan sebesar 0,11 dan
0,52. Tahun 2021 nilai korelasi data harian dan bulanan sebesar - 0,19 dan – 0,34.
Nilai korelasi antara lama penyinaran matahari dengan suhu permukaan laut untuk
data harian dan data bulanan tahun tahun 2019 yaitu – 0,14 dan – 0,41. Tahun 2020
yaitu – 0,26 dan – 0,60. Tahun 2021 nilai korelasinya sebesar 0,11 dan 0,20. Nilai
korelasi antara suhu udara dengan suhu permukaan laut untuk data harian dan data
bulanan tahun tahun 2019 sebesar 0,60 dan 0,74. Tahun 2020 nilai korelasi
menunjukkan hasil sebesar 0,23 dan 0,64. Tahun 2021 nilai korelasinya yaitu 0,45
dan 0,64.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Curah Hujan, Lama Penyinaran Matahari, Suhu Permukaan Laut, Suhu Udara, Nilai Korelasi
Subjects: Fisheries And Marine Sciences
Divisions: Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Marine Science
Depositing User: pancasila wati
Date Deposited: 06 May 2025 02:39
Last Modified: 06 May 2025 02:39
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/31941

Actions (login required)

View Item View Item