DUROTUNASHA, ZALFA APRICIA (2024) ANALISIS PENGARUH KONSENTRASI MATERIAL PADATAN TERSUSPENSI TERHADAP KONSENTRASI KLOROFIL–A BERBASIS MODEL GEOSPASIAL DI PERAIRAN SEKITAR MUARA SUNGAI BEDAHAN, KABUPATEN PEKALONGAN (24dos212). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.
|
Text
Zalfa Apricia Durotunasha 24dos212_compressed.pdf Download (536kB) |
Abstract
Limbah cair dan residu padat hasil buangan aktivitas antropogenik yang
terakumulasi di sungai, akan tersuspensi dan mengalami pengendapan di daerah
muara sungai. Hal tersebut akan mempengaruhi besarnya nilai konsentrasi material
padatan tersuspensi (MPT), menyebabkan tingginya tingkat kekeruhan dan
berkurangnya penetrasi cahaya matahari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
pengaruh MPT terhadap konsentrasi klorofil-a di perairan sekitar muara Sungai
Bedahan. Penelitian ini dilakukan menggunakan data MPT dan klorofil-a yang
didapatkan dari data survei lapangan yang dilaksanakan pada 25 Juni 2023 dengan
57 titik stasiun. Analisis laboratorium MPT menggunakan metode gravimetri
APHA 2540, serta analisis klorofil–a menggunakan spektrofotometer Uv–Vis
dengan perhitungan metode standar APHA 2005. Dilakukan pemodelan arus
hidrodinamika 2D untuk mengetahui arah arus yang mempengaruhi persebaran
MPT dan klorofil-a. Arah arus dipengaruhi oleh arah angin musim timur yang
bergerak menuju arah barat serta kondisi surut menuju pasang. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa konsentrasi MPT dan klorofil-a tertinggi di daerah muara
sungai dan menurun dengan semakin jauhnya muara sungai. Konsentrasi MPT
menunjukan rentang nilai 16,25 mg/L – 40,60 mg/L dan konsentrasi klorofil-a
berkisar antara 0,1536 µg/L – 9,3874 µg/L. Berdasarkan hasil analisis statistik,
hubungan MPT dan klorofil-a berkorelasi positif kuat dengan nilai korelasi (r)
sebesar 0,63493 dan koefisien determinasi (R2) sebesar 0,40313. Pengaruh
konsentrasi MPT terhadap konsentrasi klorofil-a sebesar 40,31%. Pada penelitian
ini dilakukan perbandingan akurasi model geospasial konsentrasi MPT dan klorofil
a menggunakan interpolasi Spline, Inverse Distance Weight (IDW) dan Kriging.
Melalui pengamatan parameter RMSE, MAPE dan nilai bias, metode interpolasi
Kriging lebih akurat dibandingkan Spline dan IDW.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | MPT, Klorofil-a, Arus, Interpolasi, Muara Sungai Bedahan |
| Subjects: | Fisheries And Marine Sciences |
| Divisions: | Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Oceanography |
| Depositing User: | pancasila wati |
| Date Deposited: | 05 May 2025 04:29 |
| Last Modified: | 05 May 2025 04:29 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/31903 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
