Search for collections on Undip Repository

KANDUNGAN LOGAM BERAT PB (TIMBAL) PADA KERANG HIJAU (PERNA VIRIDIS) : SEBAGAI BIOINDIKATOR PENCEMARAN DI PERAIRAN KALIORI REMBANG JAWA TENGAH (24dik196)

DEWANTI, LILA PUTRISIA (2024) KANDUNGAN LOGAM BERAT PB (TIMBAL) PADA KERANG HIJAU (PERNA VIRIDIS) : SEBAGAI BIOINDIKATOR PENCEMARAN DI PERAIRAN KALIORI REMBANG JAWA TENGAH (24dik196). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.

[thumbnail of Lila Putrisia 24dik196.pdf] Text
Lila Putrisia 24dik196.pdf

Download (362kB)

Abstract

Penelitian ini berjudul "Kandungan Logam Berat Pb (Timbal) Pada Kerang
Hijau (Perna viridis) : Sebagai Bioindikator Pencemaran Di Perairan Kaliori
Rembang Jawa Tengah" bertujuan untuk mengetahui keberadaan logam berat
timbal (Pb) pada kerang hijau (Perna viridis) sebagai indikator pencemaran di
perairan Kaliori Rembang, Jawa Tengah. Metode penelitian yang digunakan
adalah survei dengan teknik random purpose sampling, pengambilan data kerang
hijau dengan cara handpicking dan sampel sedimen metode gravity core. Hasil
yang menunjukkan perairan tersebut sudah tercemar didapatkan dari 3 stasiun
dengan lokasi pemukiman warga, menjorok ke laut dan dermaga. Nilai yang
didapatkan dari ketiga stasiun tersebut dari hasil kerang hijau adalah 22,4 mg/Kg,
14,3 mg/Kg, dan 13,9 mg/Kg, sedangkan dari hasil sedimen yaitu 22,40 mg/Kg,
13,47 mg/Kg, dan 31,26 mg/Kg. Nilai parameter kualitas yang didapatkan untuk
parameter suhu 35,9 – 37,7oC, parameter pH bernilai 8 – 8,3, parameter DO
bernilai 7,91 – 15,41 ppm, hasil pengukuran salinitas yaitu 33 – 35 ppt, dan
parameter kecerahan yaitu 25,25 – 32 cm. Selain itu, terdapat hasil berdasarkan
pembacaan perkiraan asupan harian (EDI) yaitu Stasiun 1 sebesar 0,0134
mg/kg/hari, pada Stasiun 2 sebesar 0,0085 mg/kg/hari, kemudian pada Stasiun 3
bernilai 0,0083 mg/kg/hari, nilai bahaya target (THQ) yaitu pada Stasiun 1 adalah
3,6716, Stasiun 2 nilai THQ sebesar 2,3439, pada Stasiun 3 sebesar 2,2783. Nilai
ECR logam berat timbal (Pb) pada kerang hijau (Perna viridis) pada Stasiun 1,
Stasiun 2 dan Stasiun 3 berturut-turut adalah 4,6 × 10-5; 2,9 × 10-5; dan 2,9 × 10-5.
Sebagai bioindikator pencemaran lingkungan kerang menyaring makanannya dan
kemampuannya mengakumulasi kontaminan.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Bioindikator; Kandungan logam berat; Kerang hijau; Sedimen
Subjects: Fisheries And Marine Sciences
Divisions: Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Marine Science
Depositing User: pancasila wati
Date Deposited: 05 May 2025 02:16
Last Modified: 05 May 2025 02:16
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/31878

Actions (login required)

View Item View Item