LUTFIYAH, ALFIYATUL (2024) KOMPOSISI DAN STRUKTUR VEGETASI MANGROVE DI DESA GEDANGAN, KABUPATEN PURWOREJO (24dik171). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.
|
Text
ALFIYATUL LUTFIYAH 24dik171.pdf Download (395kB) |
Abstract
Ekosistem mangrove merupakan ekosistem peralihan antara laut dan darat,
terdapat di daerah tropis dan sub tropis di muara sungai dan di sepanjang pantai
yang terlindung. Mangrove memiliki banyak manfaat yang ditinjau dari aspek
biologi, ekologi dan ekonomi. Kondisi kawasan mangrove desa Gedangan
mengalami degradasi yang sebagian besar dikarenakan oleh konversi lahan menjadi
pertanian dan tambak. Rehabilitasi vegetasi mangrove sebagai suatu langkah yang
tepat untuk menjaga dan mengembalikan kelestarian ekosistem mangrove.
Inventarisasi tentang spesies-spesies mangrove sangat dibutuhkan untuk usaha
rehabilitasi ekosistem mangrove. Langkah awal untuk melakukan inventarisasi
yakni dengan mengetahui komposisi dan struktur vegetasi yang ada pada desa
Gedangan, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah. Penelitian ini menjadi 4 tahap
yaitu tahap pendahuluan dan tahap pengambilan data yang dilakukan pada bulan
November 2023, tahap analisa data dan tahap penulisan laporan dimulai pada bulan
Desember 2023. Penelitian dilakukan di desa Gedangan dengan 3 stasiun yang
berbeda, dimana per stasiun dilakukan 3 kali pengulangan. Metode pengambilan
data vegetasi dilakukan dengan plot sampling berukuran 10 m x 10 m (untuk
kategori pohon), sub plot 5 m x 5 m (untuk kategori anakan) dan sub plot 1 m x 1
m (untuk kategori semai). Untuk kategori pohon dan anakan dilakukan pengukuran
diameter batang pada ketinggian ±1,3 m, sementara semai dihitung jumlah individu
per spesies dan presentase penutupnya. Hasil penelitian di desa Gedangan
ditemukan 13 spesies mangrove, dimana mangrove yang terletak di dalam plot
hanya 5 spesies dan yang dianalisis vegetasi dalam penelitian ini yakni 3 spesies.
Nilai kerapatan kategori pohon berkisar 1567 – 6333 ind/ha, kerapatan kategori
anakan (sapling) berkisar 1067 - 2267 ind/ha, kerapatan kategori semai (seedling)
berkisar 10.000 – 60.000 ind/ha. Nilai Indeks Keanekaragaman (H’) dan nilai
Indeks Keseragaman (E) kategori pohon dari masing-masing stasiun termasuk ke
dalam kategori rendah, sementara untuk nilai Indeks Dominansi (D) tergolong ke
dalam kategori tinggi. Diameter pohon yang banyak dijumpai pada kelas diameter
4-<9 cm, sementara ketinggian pohon yang banyak dijumpai pada kelas tinggi 10
<15 m.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Indeks Keanekaragaman (H’), Indeks Keseragaman (E), Indeks Dominansi (D), Kerapatan, Mangrove, Plot Sampling. |
| Subjects: | Fisheries And Marine Sciences |
| Divisions: | Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Marine Science |
| Depositing User: | pancasila wati |
| Date Deposited: | 02 May 2025 03:02 |
| Last Modified: | 02 May 2025 03:02 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/31819 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
