AINAH, Inayati and Maryono, Maryono and Muhammad, Fuad (2024) TATA KELOLA PELAKSANAAN KEGIATAN PEMANTAUAN KUALITAS AIR SUNGAI DI KABUPATEN PEMALANG. Masters thesis, UNIVERSITAS DIPONEGORO.
|
Text
Cover Inayati-1.pdf Download (17kB) |
|
|
Text
Cover Inayati.pdf Restricted to Repository staff only Download (876kB) |
|
|
Text
BAB I Inayati.pdf Download (129kB) |
|
|
Text
BAB II Inayati.pdf Download (888kB) |
|
|
Text
BAB III Inayati.pdf Restricted to Repository staff only Download (776kB) |
|
|
Text
BAB IV Inayati.pdf Restricted to Repository staff only Download (691kB) |
|
|
Text
BAB V Inayati.pdf Restricted to Repository staff only Download (70kB) |
|
|
Text
Daftar Pustaka Inayati.pdf Download (173kB) |
|
|
Text
Lampiran Inayati.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Tata kelola pelaksanaan kegiatan pemantauan kualitas air sungai adalah Langkah untuk memastikan kegiatan pemantauan kualitas air sungai dilakukan secara efektif dan efisien.Pemantauan kualitas air sungai adalah bagian penting untuk melihat informasi atau gambaran kualitas air sungai sehingga dapat digunakan sebagai dasar pertimbangan kebijakan pemerintah dalam perencanaan pengelolaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pencemaran sungai secara spasial dan temporal dari tahun 2019 sampai dengan 2023, menganalisis Nilai Indeks Kualitas Air (IKA) di wilayah Kabupaten Pemalang dan mengevaluasi kinerja pemerintah dan peran serta masyarakat dalam kegiatan pemantauan kualitas air. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dan kuantitatif, Pemantauan kualitas air sungai meliputi parameter fisik, kimia, dan biologis, seperti pH, suhu, TSS, BOD, COD dan DO, yang datanya diambil secara langsung dilapangan kemudian di analisis di laboratorium. Nilai IKA didapatkan untuk mengetahui kualitas air Sungai di wilayah Kabupaten Pemalang. Kinerja Pemerintah Daerah dalam kegiatan Pemantauan Air Sungai dilihat berdasarkan Laporan Pertanggungjawaban Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pemalang. Mengetahui peran serta Masyarakat dalam menjaga Sungai dilakukan dengan melakukan wawancara terhadap Komunitas Peduli Sungai yang ada di wilayah Kabupaten Pemalang. Hasil menunjukkan selama musim hujan, curah hujan yang tinggi menyebabkan peningkatan bahan organik dan partikel tersuspensi di dalam air, terutama di bagian hilir sungai. Hal ini meningkatkan nilai BOD, COD, dan TSS. Pada musim kemarau, aliran air yang menurun mengurangi jumlah bahan tersuspensi, menyebabkan penurunan TSS dan BOD di beberapa titik pengamatan. Bagian hulu Sungai Comal menunjukkan kondisi yang lebih baik dengan nilai TSS, BOD, dan COD yang relatif rendah dan nilai DO yang tinggi, mencerminkan kondisi lingkungan yang lebih alami dan minim pencemaran. Di bagian hilir, terjadi peningkatan nilai BOD dan COD pada tahun 2021 dan penurunan DO pada tahun 2022 dan 2023 masih diatas nilai bakumutunya. Nilai IKA menunjukkan fluktuasi dari tahun ke tahun, mencerminkan kondisi kualitas air yang tidak stabil. Industri, pertanian, dan limbah rumah tangga yang tidak dikelola dengan baik menjadi sumber utama pencemaran air. Peningkatan kualitas yang terlihat pada tahun 2023 menunjukkan bahwa perbaikan masih mungkin terjadi dengan kebijakan dan tindakan yang tepat. Target kinerja Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pemalang terkait pengendalian sumber pencemar air pada tahun 2022 adalah 46,56 dengan realisasi 48,33 dan capaian 103, 8 sedangkan pada tahun 2023 targetnya adalah 47,28, dengan realisasinya 53,33 dan capaian 112,80 %.
Kata Kunci: Tata Kelola, Sungai, Kualitas Air, Pemantauan Lingkungan, Pencemaran
The governance for implementing river water quality monitoring activities is a step to ensure that river water quality monitoring activities are carried out effectively and efficiently. River water quality monitoring is an important part of viewing information or a picture of river water quality so that it can be used as a basis for considering government policies in management planning. This study aims to analyze the level of river pollution spatially and temporally from 2019 until 2023, analyze the Water Quality Index (IKA) value in the Pemalang Regency area and evaluate government performance, and community participation in river water quality monitoring activities. The methods used are qualitative and quantitative methods. River water quality monitoring includes physical, chemical, and biological parameters, such as pH, TSS, COD, BOD and DO, the data of which are taken directly in the field and then analyzed in the laboratory. The IKA value was obtained to determine the quality of river water in the Pemalang Regency area. The performance of the Regional Government in River Water Monitoring activities is seen based on the Accountability Report of the Pemalang Regency Environmental Service. Knowing the role of the community in protecting rivers was carried out by conducting interviews with the River Care Community in the Pemalang Regency area. The results show that during the rainy season, high rainfall causes an increase in organic matter and suspended particles in the water, especially in the downstream part of the river. This increases the BOD, COD, and TSS values. In the dry season, the decreasing water flow reduces the amount of suspended matter, causing a decrease in TSS and BOD at several observation points. The upstream part of the Comal River shows better conditions with relatively low TSS, BOD, and COD values and high DO value, reflecting more natural environmental conditions and minimal pollution. Downstream, there was an increase in BOD and COD values, the decline in DO values in 2022 and 2023 is still above the quality standard value. The IKA values showed fluctuations from year to year, reflecting unstable water quality conditions. Industry, agriculture, and poorly managed household waste are the main sources of water pollution. The improvement in quality seen in 2023 suggests that improvement is still possible with the right policies and actions. The performance target of the Pemalang Regency Environmental Service regarding controlling sources of water pollution in 2022 is 46.56 with a realization of 48.33 and an achievement of 103.8%, while in 2023 the target is 47.28, with a realization of 53.33 and an achievement of 112.80 %.
Keywords: Governance, Rivers, Water Quality, Pollution Environmental Monitoring
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Tata Kelola, Sungai, Kualitas Air, Pemantauan Lingkungan, Pencemaran |
| Subjects: | Social Science and Political Science Sciences and Mathemathic |
| Divisions: | Postgraduate Program > Master Program in Environmental Science |
| Depositing User: | ekana listianawati |
| Date Deposited: | 30 Apr 2025 04:09 |
| Last Modified: | 30 Apr 2025 04:09 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/31760 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
