Aprilia, Nadiah and Hanani, Retna and Lathifah, Af‘idatul (2024) STUDI IDENTIFIKASI GENDER DAN ADAPTASI PADA LIMA INDIVIDU DENGAN IDENTITAS GENDER NON-BINER. Undergraduate thesis, FAKULTAS ILMU BUDAYA.
|
Text
Nadiah Aprilia 13040217140020.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Identitas gender non-biner merupakan identitas dimana gender mereka tidak
dikategorikan sebagai perempuan atau laki-laki, berada di antara gender biner,
menjadi perempuan dan laki-laki di waktu yang berbeda, dan beberapa dari
mereka juga ada yang menolak untuk melekatkan pada suatu gender tertentu.
Mengidentifikasi dirinya sebagai non-biner di saat mereka berada di tengah
masyarakat Indonesia yang kental dengan gender normatifnya yang biner, menjadi
urgensi penelitian ini. Melalui sudut pandang antropologi, penelitian ini bertujuan
untuk menjelaskan bagaimana identifikasi yang terjadi pada individu non-biner
sekaligus menjelaskan cara mereka melakukan penyesuaian antara identitas
gender non-binernya di dalam hubungan sosial dan gender normatif. Penelitian ini
menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnografi. Pengumpulan data
dilakukan dengan teknik wawancara mendalam dan observasi. Sumber data yang
digunakan pada penelitian ini yakni data primer yang melibatkan lima individu
yang mengidentifikasi dirinya sebagai non-biner serta mengalami melankolia pada
proses identifikasi gendernya dan juga data sekunder yaitu dengan menggunakan
literatur-literatur pendukung. Penelitian ini menggunakan teori gender Judith
Butler yang menjelaskan proses pengidentifikasian gender melalui kondisi
melankolia. Pada teori ini juga menjelaskan bagaimana performativitas gender
menjadi terlihat esensial bagi subjek yang kemudian membentuk suatu kebenaran
gender. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada proses pengidentifikasian
gender non-biner terdapat melankolia, dimana ‗maskulinitas‘ dan ‗kebebasan‘ dari
gender normatif yang merupakan objek cinta tidak dapat dilepaskan. Akibat dari
hal tersebut, kedua objek cinta tersebut kemudian dipelihara melalui
pengidentifikasian gender non-biner. Dalam penyesuaian identitas gendernya di
dalam hubungan sosial dan gender normatif, kelima informan memiliki kesadaran
akan praktik hukuman. Negosiasi yang dilakukan antara lain membentuk ruang
aman, menyembunyikan identitas gendernya, mempersiapkan strategi untuk
memenuhi feminitas, memperhatikan caranya berperilaku, dan juga menghindari
perdebatan. Hal tersebut dilakukan oleh kelima informan demi memenuhi gender
normatif sekaligus menghindari praktik hukuman
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Humanities |
| Divisions: | Faculty of Humanities > Department of Social Anthroplogy |
| Depositing User: | Mr UPT Perpus Undip |
| Date Deposited: | 16 Jun 2025 23:57 |
| Last Modified: | 16 Jun 2025 23:57 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/31715 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
