Owen Sakkaa Rossy., Rossy (2024) KEBIJAKAN REFORMASI GAYA KERJA DI JEPANG: Analisis Framing Pemberitaan Daring メディアにおける日本の働き方改革政策: オンライン報道のフレーミング分析. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text
Skripsi_Owen Sakkaa Rossy - Owen Sakkaa Rossy.pdf Download (1MB) |
Abstract
INTISARI
Owen Sakkaa Rossy. 2024. “Kebijakan Reformasi Gaya Kerja di
Jepang: Analisis Framing Pemberitaan Daring”. Skripsi. Program Studi S-1
Bahasa dan Kebudayaan Jepang, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas
Diponegoro. Dosen Pembimbing: Dewi Saraswati Sakariah, S.S., M. Si.
Penelitian ini ditujukan untuk melihat peran media dalam proses
konstruksi persepsi masyarakat mengenai kebijakan reformasi gaya kerja di
Jepang melalui pemberitaan daring. Sampel pemberitaan bersumber dari tiga
portal media daring Jepang yaitu NHK News (nhk.or.jp), Nippon News
Network (news.ntv.co.jp), dan Nikkei Shimbun (nikkei.com). Sampel
pemberitaan yang sudah terkumpul kemudian dianalisis menggunakan
metode analisis bingkai dengan model analisis Robert Entman. Hasil analisis
bingkai tersebut kemudian ditelaah lebih lanjut dengan metode analisis
deskriptif untuk mengetahui narasi yang dibangun oleh media.
Berdasarkan hasil analisis, dapat disimpulkan bahwa media Jepang
memiliki peran dalam memberitakan kebijakan reformasi gaya kerja, yaitu
dengan membingkai bahwa hal tersebut dibutuhkan untuk kesejahteraan para
pekerja dan keberlanjutan ekonomi jepang dengan mewujudkan work-life
balance. Media juga menggarisbawahi bahwa upaya pemerintah untuk
memperkenalkan sistem kerja yang lebih fleksibel, seperti pengurangan jam
kerja lembur dan penerapan prinsip ‘pekerjaan yang sama, gaji yang sama’
adalah langkah maju yang signifikan. Selain itu, media menyoroti pentingnya
peran perusahaan dalam mengadopsi kebijakan ini dan memberikan contoh
konkret tentang bagaimana organisasi dapat berinovasi untuk mendukung
kesejahteraan pekerja, seperti program kerja jarak jauh dan sistem penilaian
berdasarkan kinerja, bukan senioritas.
Ketiga sampel media memiliki kesamaan pandang dalam
mengupayakan kebijakan reformasi gaya kerja di Jepang yang lebih baik,
namun tetap terdapat ciri khas pemberitaan tiap media dalam meliput hal ini,
yaitu: 1) NHK News menekankan urgensi reformasi untuk mengatasi masalah
seperti power harassment dan jam kerja panjang; 2) Nippon News Network
berfokus pada fleksibilitas kerja dan mengangkat solusi praktis dari
perusahaan; 3) Nikkei Shimbun berfokus menyoroti implementasi kebijakan
seperti prinsip ‘pekerjaan yang sama, gaji yang sama’, serta masalah sistem
tradisional seperti senioritas, dan juga menyoroti perlindungan kesehatan
mental pekerja, termasuk pegawai negeri dan pekerja lepas.
Kata kunci; Kebijakan reformasi gaya kerja; media; framing; Jepang.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Humanities |
| Divisions: | Faculty of Humanities > Department of English Literature |
| Depositing User: | Mr indra kusuma |
| Date Deposited: | 16 Jun 2025 23:59 |
| Last Modified: | 16 Jun 2025 23:59 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/31660 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
