WIDAYAT, BARRA MUZAFFAR (2024) KLASTER GEN BIOSINTESIS (NRPS/PKS) DAN AKTIVITAS ANTIBAKTERI PADA BAKTERI SEDIMEN MANGROVE DI PANTAI TIRANG SEMARANG JAWA TENGAH (24dik135). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.
|
Text
Barra Muzaffar Widayat 24dik135.pdf Download (474kB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi klaster gen biosintesis dan
aktivitas antibakteri pada bakteri sedimen mangrove di Pantai Tirang, Semarang,
Jawa Tengah. Metode penelitian meliputi isolasi bakteri dari sedimen lamun, uji
antibakteri terhadap bakteri S. aureus dan E. coli, identifikasi bakteri dengan
metode DNA, dan uji keberadaan klaster gen biosintesis. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa isolat bakteri sedimen mangrove dengan kode isolat
B.26.ST.3.4 memiliki aktivitas antibakteri tertinggi dengan nilai 28,05±0,9192
terhadap patogen E. coli dan 23,45±10,2530 terhadap patogen S. aureus. Selain itu,
terdapat dua isolat lain yang juga memiliki aktivitas antibakteri Berdasarkan
identifikasi bakteri DNA, bakteri sedimen mangrove yang potensial sebagai
antibakteri adalah Bacillus velezensis (B.9.ST.1.4), Bacillus subtilis (B.13.ST.2.2),
dan Bacillus amyloliquefaciens (B.26.ST.3.4). Ketiga isolat ini memiliki gen
NRPS, dan isolat B.9.ST.1.4 juga memiliki gen PKS-II, sedangkan isolat
B.26.ST.3.4 memiliki gen PKS-I. Penemuan ini memberikan pemahaman yang
lebih dalam tentang potensi antibakteri dari bakteri sedimen mangrove di Pantai
Tirang Semarang. Informasi ini dapat digunakan untuk mengembangkan antibiotik
alami yang lebih efektif dan memiliki potensi dalam melawan infeksi bakteri yang
semakin resisten terhadap antibiotik konvensional.. Kesimpulan bahwa bakteri
potensi sebagai antibakteri dari bakteri sedimen mangrove di Pantai Tirang,
Semarang melalui isolasi dan identifikasi bakteri. Isolat B.26.ST.3.4 memiliki
aktivitas antibakteri tertinggi terhadap patogen E. coli dan S. aureus. Selain itu,
Bacillus velezensis, Bacillus subtilis, dan Bacillus amyloliquefaciens juga memiliki
potensi sebagai antibakteri. Gen NRPS ditemukan pada ketiga isolat tersebut,
sedangkan isolat B.9.ST.1.4 juga memiliki gen PKS-II dan isolat B.26.ST.3.4
memiliki gen PKS-I. Penemuan ini dapat memberikan pemahaman yang lebih
dalam tentang potensi antibiotik alami dari bakteri sedimen mangrove dan dapat
menjadi dasar untuk pengembangan lebih lanjut dalam bidang farmasi.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | antibakteri, bakteri, mangrove, gen, biosintersis |
| Subjects: | Fisheries And Marine Sciences |
| Divisions: | Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Marine Science |
| Depositing User: | pancasila wati |
| Date Deposited: | 28 Apr 2025 04:08 |
| Last Modified: | 28 Apr 2025 04:08 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/31631 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
