Search for collections on Undip Repository

MODERNISASI KURIKULUM PESANTREN ANWARUL QUR’AN, MRANGGEN, DEMAK

Mukhson, Mukhamad Ali and Lathifah, Af'idatul and Thohir, Mudjahirin (2022) MODERNISASI KURIKULUM PESANTREN ANWARUL QUR’AN, MRANGGEN, DEMAK. Undergraduate thesis, FAKULTAS ILMU BUDAYA.

[thumbnail of Mukhamad Ali Mukhson 13040217120019.pdf] Text
Mukhamad Ali Mukhson 13040217120019.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Modernisasi merupakan salah satu bentuk nyata dari perubahan
kebudayaan yang terjadi dalam setiap masyarakat. Modernisasi masuk ke dalam
semua aspek kehidupan, mulai dari ekonomi, politik, pendidikan, dan lain
sebagainya. Meskipun letaknya yang berada di tengah-tengah lingkungan
pedesaan lembaga pendidikan pondok pesantren Anwarul Qur’an yang telah
berdiri sejak tahun 1993 juga tidak luput dari gempuran-gempuran arus
modernisasi. Penelitian ini dilakukan dengan teknik observasi partisipan,
pengamatan, wawancara secara mendalam, serta dokumentasi.
Hasil dari penelitian yang telah dilakukan menunjukan bahwa modernisasi
yang terjadi di lingkungan pesantren Anwarul Qur’an lebih kepada pembaharuan
sistem pendidikan, dimana pesantren juga mulai memasukkan pelajaran-pelajaran
umum dan juga keterampilan ke dalam kegiatan ekstrakurikuler di lingkungan
pesantren Anwarul Qur’an. Pesantren Anwarul Qur’an yang semula hanya
bertujuan untuk melahirkan para alim ulama, saat ini menjadi lebih terbuka
terhadap hal-hal baru, sealau berusaha untuk menyesuaikan kurikulum
pendidikannya, semua itu dilakukan dengan tujuan agar pesantren Anwarul
Qur’an sebagai lembaga pendidikan Islam tetap eksis dan tidak tergerus oleh
zaman. Adapun dampak-dampak yang muncul dari adanya modernisasi di
lingkungan pesantren yaitu dampak positif (Kesadaran akan pentingnya ilmu
pengetahuan dan teknologi, Menjadikan wawasan santri menjadi lebih luas dan
familiar terhadap teknologi, Menjadikan pondok pesantren lebih dikenal oleh
masyarakat luas, Sikap hidup mandiri dengan berwirausaha, Kemampuan santri
untuk menyesuaikan diri, dan Meningkatkan kehidupan santri), dampak negatif
(Berkurangnya waktu untuk mengkaji kitab kuning, Bergesernya nilai-nilai di
pesantren, Sifat kebudayaan yang terlalu terbuka, Kehampaan spiritualitas, dan
Munculnya sikap individual dan mudah melanggar peraturan).

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Humanities
Divisions: Faculty of Humanities > Department of Social Anthroplogy
Depositing User: Mr UPT Perpus Undip
Date Deposited: 16 Jun 2025 23:59
Last Modified: 16 Jun 2025 23:59
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/31606

Actions (login required)

View Item View Item