Ulhaq, Ardelia Fathi Dhiya and Laksono, Arido (2022) INSTAGRAM SEBAGAI ARENA REPRODUKSI NORMA (STUDI KASUS CONTENT CREATOR – MILATINA N.H.). Undergraduate thesis, FAKULTAS ILMU BUDAYA.
|
Text
Ardelia Fathi Dhiya Ulhaq 13060115140034.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Kehadiran internet dan media sosial mempermudah penggunanya dalam
mendapatkan informasi maupun hiburan dari berbagai penjuru dunia tanpa
terbatas oleh jarak dan waktu. Penggunaan media sosial yang semakin marak
memberikan peluang bagi setiap orang untuk berinteraksi dan melakukan
pemanfaatan dalam upaya pengembangan usaha. Salah satu yang memanfaatkan
media sosial adalah Milatina N.H dengan memanfaatkan media Instagram dalam
akun @milatinanh. Milatina N. H. menekuni bisnis pakaian dengan konsep toko
dalam jaringan (daring) sehingga pemasarannya luas. Konsep bisnisnya
adalah fashion online shop.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana seorang
Selebgram dan juga sebagai Content Creator yang dikenal Milatina N. H. di Kota
Semarang dengan memandang sebagai arena produksi budaya yang
dikonstruksikan atas dasar prinsip dominasi, arena produksi budaya merupakan
medan pertarungan kekuatan dan pergulatan untuk bersaing dan berjuang agar
struktur dominasi berubah atau tetap langgeng, dalam arti dengan melibatkan
follower dan followingnya. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan
metode etnografi virtual. Teori yang digunakan oleh penulis dalam penelitian ini
adalah arena budaya Pierre Bourdieu.
Hasil penelitian kealitatif dengan wawancara mendalam ini dapat
disimpulkan bahwa proses terbentuknya arena budaya yang diciptakan dalam
lingkup media sosial @milatinanh berdasarkan adanya interaksi yang terjadi
dalam akun Instagram menjadi tujuh arena budaya yaitu arena sepatu dengan 2530
followers dan 5 followers saling berinteraksi, arena sendal dengan 2901 followers
dan 6 followers saling berinteraksi, arena baju dengan 2792 followers dan hanya
ada 1 follower yang melakukan berinteraksi, arena rok dengan 2045 followers dan
2 followers saling berinteraksi, arena tempat rekreasi dengan 1995 followers dan 4
followers saling berinteraksi, arena elektronik dengan 3764 followers dan 44
followers saling berinteraksi, arena hijab dengan 3414 followers dan 2 followers
saling berinteraksi, arena hotel dengan 3557 followers dan 2 followers saling
berinteraksi. Sehingga dengan adanya arena budaya tersebut, dapat melihat pola
interaksi yang terjadi dan melihat produksi budaya mana yang paling diminati.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Humanities |
| Divisions: | Faculty of Humanities > Department of Social Anthroplogy |
| Depositing User: | Mr UPT Perpus Undip |
| Date Deposited: | 17 Jun 2025 00:00 |
| Last Modified: | 17 Jun 2025 00:00 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/31604 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
