Alfiyah, Anasya and Sardini, Nur Hidayat (2022) Jaringan Sosial Migran Sirkuler Pedagang Burjo asal Kuningan di Kecamatan Tembalang Kota Semarang. Undergraduate thesis, FAKULTAS ILMU BUDAYA.
|
Text
ANASYA ALFIYAH 13040218130050.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku migrasi pedagang burjo
dengan penjelasan lebih lanjut mengenai bentuk-bentuk dan fungsi jaringan sosial
pedagang Burjo yang berlokasi di Kecamatan Tembalang Kota Semarang.
Penelitian ini menggunakan landasan pemikiran Everett S. Lee dalam teori
dorong-tarik (push pull theory) yang didukung oleh teori berantai, serta teori
jaringan sosial oleh Mitchell. Penelitian ini merupakan sebuah penelitian kualitatif
deskriptif. Teknik pengumpulan data penelitian ini bersumber dari dua data, yaitu
data primer dan data sekunder. Data Primer dihasilkan melalui wawancara
mendalam dan observasi lapangan, serta data sekunder dihasilkan melalui studi
pustaka. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pedagang burjo di Kecamatan
Tembalang merupakan seorang migran sirkuler yang berasal dari Kabupaten
Kuningan. Mereka bermigrasi dengan tujuan untuk meningkatkan pendapatan dan
memenuhi kebutuhan hidup. Mereka menggunakan jaringan sosial dalam perilaku
migrasi dan dalam hal mengakses pekerjaan. Jaringan sosial yang ada diantara
pedagang Burjo merupakan satuan komuniti yang menggunakan identitas
kedaerahan sebagai unsur paling dasar dan didasari atas ikatan kekerabatan,
pertemanan dan tetangga. Hubungan yang terlihat dalam jaringan merupakan
jaringan kepentingan (Interest) yang melibatkan hubungan emosi (sentiment).
Berdasarkan status sosialnya maka jaringan yang terbentuk adalah jaringan sosial
horizontal dan vertikal. Kedua bentuk jaringan tersebut terlihat dari bagaimana
mereka mengakses sumber daya pekerjaan dan bermigrasi ke daerah Tembalang.
Adapun bentuk jaringan sosial vertikal memunculkan hubungan patron-klien.
Jaringan-jaringan tersebut berfungsi dalam tiga sektor, yakni ekonomi, sosial dan
informasi. Eksistensi jaringan sosial dalam kehidupan sosial budaya menyumbang
nilai-nilai budaya yang layak untuk dipertahankan, semisal rasa kebersamaan,
gotong royong, senasib dan sepenanggungan sebagai migran di kota perantauan.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Humanities |
| Divisions: | Faculty of Humanities > Department of Social Anthroplogy |
| Depositing User: | Mr UPT Perpus Undip |
| Date Deposited: | 17 Jun 2025 00:02 |
| Last Modified: | 17 Jun 2025 00:02 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/31587 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
