Search for collections on Undip Repository

PERSENTASE TUTUPAN MIKROALGA EPIFIT DI EKOSISTEM PADANG LAMUN PANTAI PRAWEAN BANDENGAN DAN SEMAT, JEPARA, JAWA TENGAH (24dik118)

RAHMAN, MUHAMMAD TAUFIQUR (2024) PERSENTASE TUTUPAN MIKROALGA EPIFIT DI EKOSISTEM PADANG LAMUN PANTAI PRAWEAN BANDENGAN DAN SEMAT, JEPARA, JAWA TENGAH (24dik118). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.

[thumbnail of Muhammad Taufiqur Rahman 24dik118.pdf] Text
Muhammad Taufiqur Rahman 24dik118.pdf

Download (300kB)

Abstract

Ekosistem lamun merupakan salah satu komponen paling penting di
wilayah pesisir laut. Fungsi lamun berkaitan dengan bioekologi dari interaksi
makhluk hidup yang tinggal di wilayah ekosistem tersebut dengan lingkungannya.
Komponen makhluk hidup dalam ekosistem lamun salah satunya mikroalga epifit.
Epifit menempel pada substrat atau lamun itu sendiri dan menjadi bioindikator
kualitas perairan. Tidak selalu memiliki dampak baik, epifit juga terkadang
memiliki dampak buruk bagi ekosistem padang lamun dengan jumlah tertentu yang
dapat menurunkan produktivitas lamun. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui
persentase mikroalga epifit ekosistem padang lamun yang berada di Pantai Prawean
Bandengan dan Pantai Semat, Jepara. Data yang dikumpulkan berupa data
penutupan dan kerapatan lamun dengan metode line transect quadrat, data
persentase tutupan epifit yang mengacu pada metode seagrass watch, data
parameter kualitas air (suhu, salinitas, pH, kecepatan arus, kecerahan), dan data
konsentrasi nutrien (nitrat dan phosfat). Hasil penelitian menunjukkan bahwa
komposisi jenis lamun lebih banyak di Pantai Prawean Bandengan (Enhalus
acoroides, Thalassia hemprichii, Cymodocea rotundata, Oceana serrulata,
Halodule uninervis, Halophila ovalis). Penutupan padang lamun paling tinggi juga
terdapat di Pantai Prawean Bandengan dengan nilai rata-rata 39,87% sedangkan
pada Pantai Semat memiliki persentase sebanyak 26,94%. Data persentase tutupan
epifit tertinggi pada Pantai Semat dengan nilai 27,17% disusul oleh Pantai Prawean
Bandengan dengan nilai 25,25%. Hal ini menunjukkan bahwa kategori padang
lamun tergolong sedang. Substrat pada Pantai Prawean Bandengan berjenis fine
sand sedangkan pada Pantai Semat berjenis gravel. Data menyimpulkan bahwa
ekosistem padang lamun baik di Pantai Prawean Bandengan maupun Pantai Semat
memiliki kondisi sedang.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: ekosistem lamun, persentase tutupan epifit, penutupan lamun, line transect
Subjects: Fisheries And Marine Sciences
Divisions: Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Marine Science
Depositing User: pancasila wati
Date Deposited: 25 Apr 2025 04:17
Last Modified: 25 Apr 2025 04:17
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/31551

Actions (login required)

View Item View Item