MUTIA, CHERRY NANDA (2024) IDENTIFIKASI BENTUK DAN KELIMPAHAN MIKROPLASTIK PADA KERANG HIJAU (Perna viridis) DAN SAMPEL AIR DI BUDIDAYA KERANG HIJAU PERAIRAN KALIDEN, DEMAK DAN MUARA BETAHWALANG, DEMAK (24dik112). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.
|
Text
Cherry Nanda Mutia 24dik112.pdf Download (431kB) |
Abstract
Secara umum, mikroplastik (MP) didefinisikan sebagai plastik dengan
ukuran < 5 mm. Mikroplastik dapat dengan mudah terakumulasi ke dalam jaringan
organisme perairan, contohnya kerang hijau. Budidaya kerang hijau merupakan
kegiatan ekonomi yang terdapat di banyak wilayah, contohnya pada wilayah
perairan Kaliden dan Betahwalang, Demak. Metode penelitian yang digunakan
adalah deskriptif kuantitatif, dengan mengidentifikasi kelimpahan mikroplastik
berdasarkan jumlah kelimpahan total, warna, dan bentuknya pada sampel kerang
hijau dan sampel air di lokasi budidaya. Sampel yang dikumpulkan sebanyak 60
sampel kerang hijau yang dibagi ke dalam tiga kelas ukuran yaitu ukuran 2-3,9 cm;
4-5,9 cm; dan 6-7,9 cm. Pengambilan sampel air dilakukan dengan cara diambil
menggunakan botol sampel sebanyak 1 L di lokasi budidaya. Metode ekstraksi
diawali dengan cara memisahkan bagian cangkang kerang dengan dagingnya, lalu
dipisahkan dari organ sistem pencernaannya dan ditimbang. Selanjutnya, sampel
tersebut dimasukkan ke dalam botol sampel dan ditambahkan larutan KOH 10%
sebanyak 100 mL, lalu ditutup dengan alumunium foil selama 24 jam. Selanjutnya,
sampel ditambahkan larutan ZnCl₂ 30% sebanyak 10 mL dan didiamkan selama 24
jam. Sampel yang sudah larut disaring menggunakan vacuum pump dengan kertas
Whatman grade 42 ukuran 2,5 μm, lalu dibungkus dengan alumunium foil.
Pengamatan mikroplastik dilakukan menggunakan aplikasi Scope Image 9.0
dengan mikroskop stereo binokuler (Olympus CX21). Kelimpahan mikroplastik
tertinggi di setiap lokasi menunjuk pada kerang hijau berukuran kecil, yakni di
lokasi Muara Betahwalang dengan kelimpahan 30,9 partikel/g dan 13 partikel/g
pada lokasi Kaliden. Kelimpahan mikroplastik pada sampel air yang tertinggi
terdapat pada sampel air di lokasi Muara Betahwalang, yaitu sebesar 2,6
partikel/mL. Sedangkan kelimpahan mikroplastik pada sampel air di Kaliden
sebesar 1,4 partikel/mL. Partikel mikroplastik yang ditemukan saat penelitian ialah
fiber, fragmen, dan pellet. Terdapat perbedaan warna mikroplastik yang ditemukan,
diantaranya merah, hijau, kuning, biru, hitam, dan transparan.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Mikroplastik; Kerang hijau; Kaliden; Muara Betahwalang; Demak |
| Subjects: | Fisheries And Marine Sciences |
| Divisions: | Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Marine Science |
| Depositing User: | pancasila wati |
| Date Deposited: | 25 Apr 2025 03:40 |
| Last Modified: | 25 Apr 2025 03:40 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/31539 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
