ROHAYATI, NONI SRI and Budiharto, Budiharto and Badriyah, Siti Malikhatun (2025) KEDUDUKAN BORGTOCHT DALAM PENYUSUNAN RENCANA PERDAMAIAN PADA PROSES PENUNDAAN KEWAJIBAN PEMBAYARAN UTANG (Studi Putusan Nomor 74/PDT.SUS-PKPU/2014/PN.NIAGA.JKT.PST). _050 DG 2025. Undergraduate thesis, Fakultas Hukum Universitas Diponegoro.
|
Text
NONI SRI ROHAYATI - cover.pdf Restricted to Repository staff only Download (427kB) |
|
|
Text
NONI SRI ROHAYATI - abstrak.pdf Download (5kB) |
|
|
Text
NONI SRI ROHAYATI - bab 1.pdf Restricted to Repository staff only Download (43kB) |
|
|
Text
NONI SRI ROHAYATI - bab 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (99kB) |
|
|
Text
NONI SRI ROHAYATI - bab 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (206kB) |
|
|
Text
Najla Salwa Mumtaz - bab 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (237kB) |
|
|
Text
NONI SRI ROHAYATI - dapus.pdf Download (44kB) |
Abstract
Dalam hubungan utang-piutang, Borgtocht berperan sebagai pihak ketiga sekaligus penjamin perorangan atas utang debitor terhadap kreditor. Dalam praktik Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) timbul permasalahan apakah Borgtocht dapat dianggap sebagai debitor dan ditarik sebagai termohon dalam PKPU. Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan dan menganalisis pengaturan Borgtocht dapat menjadi debitor dalam PKPU, serta kedudukan Borgtocht dalam penyelesaian utang pada proses PKPU melalui Putusan Nomor 74/Pdt.Sus-PKPU/2014/PN.Niaga.Jkt.Pst.
Metode dalam penelitian ini menggunakan pendekatan doktrinal atau yuridis normatif melalui pengonsepan yang mengacu pada peraturan perundang-undangan dan dokumen putusan hakim. Jenis data yang digunakan yaitu data sekunder dengan proses pengumpulan data melalui studi kepustakaan dan studi literatur (library research) yang dianalisis menggunakan metode content analysis untuk menganalisis data kualitatif dengan cara analisis deduktif interpretative.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Borgtocht yang secara eksplisit telah melepaskan hak istimewanya dalam perjanjian jaminan dapat dianggap sebagai debitor, dan ketika Borgtocht dengan debitor utama telah memenuhi syarat permohonan PKPU maka Borgtocht dapat ditarik menjadi termohon dalam PKPU bersamaan dengan debitor utama. Hal tersebut berdampak pada hak Borgtocht untuk mengajukan rencana perdamaian yang dilakukan secara terpisah dengan debitor utama guna menghindari percampuran boedel pailit antara debitor utama dan Borgtocht untuk menjamin pemenuhan asas keadilan.
Kata kunci: Borgtocht, Debitor, Kreditor, PKPU, Rencana Perdamaian.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Borgtocht, Debitor, Kreditor, PKPU, Rencana Perdamaian |
| Subjects: | Law |
| Divisions: | Faculty of Law > Department of Law |
| Depositing User: | Perpus FH |
| Date Deposited: | 25 Apr 2025 03:04 |
| Last Modified: | 03 Sep 2025 06:46 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/31535 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
