Search for collections on Undip Repository

REALITAS PLURALISME AGAMA DI DESA LINGGOASRI KECAMATAN KAJEN KABUPATEN PEKALONGAN

Mustika, Widia and Lathifah, Af‘idatul (2022) REALITAS PLURALISME AGAMA DI DESA LINGGOASRI KECAMATAN KAJEN KABUPATEN PEKALONGAN. Undergraduate thesis, FAKULTAS ILMU BUDAYA.

[thumbnail of WIDIA_MUSTIKA 13040217130030.pdf] Text
WIDIA_MUSTIKA 13040217130030.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Indonesia adalah Negara yang plural (majemuk), pluralitas Negara ini dapat dilihat
dari berbagai macam identitas kultural yang berbeda dalam masyarakatnya. Pluralitas itu
terwujud dalam penggolongan berdasarkan pada perbedaan ras, etnis (suku bangsa), klan dan
agama atau klasifikasi lainnya. Untuk mewujudkan keharmonisan dan kedamaian di tengah
keberagaman maka masyarakat dituntut memiliki sikap yang positif secara bersama, karena
jika tidak maka yang terjadi ialah konflik antar kelompok. Sebab tak dapat dipungkiri bahwa
masyarakat memiliki sisi ganda yaitu sisi konflik dan sisi konsensus seperti yang diteorikan
oleh Ralf Dahrendorf. Konflik merupakan permasalahan yang kompleks, penyebabnya bisa
datang dari berbagai sumber, namun masyarakat juga tidak akan menginginkan konflik
terjadi oleh karena itu mereka membangun konsensus agar terwujudnya integrasi di antara
mereka.
Penelitian ini membahas tentang pluralitas agama di Desa Linggoasri Kecamatan
Kajen Kabupaten Pekalongan, dimana terdapat empat penganut agama yang berbeda yaitu
Islam, Hindu, Buddha dan Kristen. Meskipun berbeda agama namun mereka terlibat aktif
dalam membangun sikap positif untuk mewujudkan masyarakat yang harmonis dan damai
sebagai upaya memahami perbedaan dan kesamaan melalui tindakan secara intensif atau
yang disebutkan Diana L Eck sebagai pluralisme agama. Di sisi lainnya, pada masa orde baru
umat Hindu desa Linggoasri sempat mengalami diskriminasi dan intimidasi dari beberapa
pihak yang bertujuan untuk menekan jumlah pemeluk agama Hindu. Ciri yang melekat
dengan pemerintah orde baru yaitu koersi dan kepemimpinan hegemoni terhubung dalam
proses terjadinya kekuasaan monolitik melalui pemaksaan yang ada di Linggoasri. Konflik di
masa lalu itu dijadikan pembelajaran bagi masyarakat Linggoasri pada masa sekarang.
Sekarang, dapat disebutkan mereka sudah mencapai integrasi. Beberapa faktor yang
mendorong integrasi di antara mereka ialah sikap keterbukaan, kesempatan yang seimbang,
persamaan unsur budaya, perkawinan campuran dan sikap nasionalisme yang menjadi modal
persatuan masyarakat Linggoasri.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Humanities
Divisions: Faculty of Humanities > Department of Social Anthroplogy
Depositing User: Mr UPT Perpus Undip
Date Deposited: 17 Jun 2025 00:10
Last Modified: 17 Jun 2025 00:10
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/31462

Actions (login required)

View Item View Item