Rizkiyanti, Ika (2022) Tipologi Rumah Produksi Batik di Desa Simbang Kulon. Masters thesis, UNDIP.
|
Text
1 COVER.doc - Submitted Version Download (121kB) |
|
|
Text
3 PENGESAHAN.doc - Submitted Version Download (73kB) |
|
|
Text
7 ABSTRAK.doc - Submitted Version Download (75kB) |
|
|
Text
8 BAB I.doc - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (134kB) |
|
|
Text
9 BAB II.doc - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
|
|
Text
10 BAB III.doc - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (123kB) |
|
|
Text
14 DAFTAR PUSTAKA.doc - Submitted Version Download (79kB) |
Abstract
Simbang Kulon merupakan desa dengan komoditas industri batik terbanyak di Kabupaten Pekalongan. Aktifitas produksi batik dilakukan dirumah hunian masyarakat, sehingga rumah hunian memiliki fungsi ganda yaitu sebagai tempat tinggal dan tempat bekerja. Mayoritas proses pembuatan batik yang terdapat di masing-masing rumah produksi batik di Desa Simbang Kulon memiliki kesamaan akan tetapi pada setiap rumah hunian menggunakan sistem setting yang berbeda-beda. Penataan setting juga dipengaruhi oleh budaya masyarakat Desa Simbang Kulon, adanya kedekatan hubungan antara pemilik usaha dan pekerja membuat adanya fleksibilitas aktifitas dan jam kerja, selain itu pemanfaatan ruang terbuka publik untuk kegiatan produksi menjadi salah satu cirikhas yang ada di Desa Simbang Kulon, hal ini terlihat dari fasilitas lapangan sepak bola sering dipakai untuk tempat menjemur batik atau ruang terbuka publik sudah dipenuhi kerangka jemuran untukmenjemur batik. Fenomena ini menyebabkan tipe-tipe rumah produksi yang berbeda pada setiap hunian usaha yang ada di Desa Simbang Kulon. Oleh karena itu pada penelitian ini terfokus pada menggali tipologi rumah produksi batik setelah mengalami perkembangan dengan observasi layout rumah produksi yang dikaitkan dengan aktifitas penghuni dan budaya masyarakat Desa Simbang Kulon. Tujuan penelitian ini adalah menggali tipologi rumah produksi batik. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif. Hasil penelitian pada 25 rumah produksi batik di Desa Simbang Kulon yaitu terdapat 3 (tiga) zona produksi batik yaitu zona gareng, zona cebrik dan zona pemean. Pembagian zona rumah produksi batik menghasilkan tingkat fleksibilitas pekerja dalam mengakses ruang dalam rumah produksi batik yang dikelompokan dalam 4 (empat) tipologi yaitu (1) Fleksibilitas Tinggi; (2) Fleksibilitas Sedang; (3) Fleksibilitas Rendah; (4) Tidak Fleksibel. Dari ke empat tipologi tersebut, tipe rumah produksi batik tidak fleksibel memiliki jumlah paling banyak, hal ini dikarenakan komoditas industri batik ini sudah ada sejak lampau, sehingga mengalami perkembangan dari generasi ke generasi, perkembangan zaman membuat para pengusaha batik berusaha untuk membuat pekerjaan produksi batik menjadi lebih profesional, yaitu dengan memisahkan kegiatan berumah tangga dan bekerja sehingga privasi penghuni rumah tetap terjaga.
Kata Kunci : Tipologi, Rumah Produktif, Produksi Batik.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Subjects: | Engineering > Architecture Engineering |
| Divisions: | Faculty of Engineering > Master Program in Architecture |
| Depositing User: | Magister Arsitektur |
| Date Deposited: | 23 Apr 2025 08:32 |
| Last Modified: | 23 Apr 2025 08:32 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/31457 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
