SITANGSU, CAROLINE (2024) PERUBAHAN GARIS PANTAI SERTA DAMPAKNYA TERHADAP PENGGUNAAN LAHAN PESISIR MENGGUNAKAN ANALISIS GEOSPASIAL DI KOTA PEKALONGAN, JAWA TENGAH (24dik46). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.
|
Text
Caroline Sitangsu 24dik46.pdf Download (665kB) |
Abstract
Kondisi morfologi pantai Kota Pekalongan yang termasuk dalam jenis
landai. Rata-rata tingkat kenaikan permukaan laut sebesar 1,2 m menjadi salah satu
faktor yang meningkatkan risiko banjir rawa dan erosi pantai. Air laut yang naik
tercatat mencapai pemukiman penduduk, lokasi industri, berbagai infrastruktur
penting, serta area pertanian di sekitarnya, mengancam keberlangsungan aktivitas
dan kesejahteraan masyarakat setempat. Selain itu, kondisi ini diperparah oleh
dampak pemanasan global yang menyebabkan terus meningkatnya kenaikan
permukaan laut, yang berarti potensi risiko banjir rawa dan erosi pantai di masa
depan menjadi semakin tinggi. Oleh karena itu, analisis perubahan garis pantai dan
Penggunaan lahan perlu dilakukan. Hal ini dapat menjadikan salah satu solusi
sebagai penangan yang perlu dilakukan terhadap besar luasan perubahan yang
terjadi seiring berkembangnya waktu. Tujuan penelitian yaitu mengkaji perubahan
garis pantai dan pola sebaran erosi dan sedimentasi berdasarkan analisis Citra
Satelit Sentinel-2A tahun 2016, 2020, dan 2023, mengkaji variasi dan pola sebaran
penggunaan lahan pesisir dengan pengolahan Citra Satelit Sentinel 2A tahun 2016,
2020 dan 2023, dan mengkaji dampak perubahan garis pantai terhadap penggunaan
lahan pesisir berdasarkan analisis geospasial. Analis dilakukan dengan
menggunakan 2 metode yaitu Digital Shoreline Analysis System (DSAS) yang
digunakan untuk mengetahui perubahan garis pantai dan metode Supervised
Classification yang digunakan untuk mengetahui pola perubahan penggunaan lahan
yang terjadi. Berdasarkan hasil kesimpulan diketahui bahwa sebagian besar wilayah
pesisir Kota Pekalongan telah mengalami erosi dan sebagian kecil mengalami
sedimentasi. Berdasarkan penelitian pada tahun 2016, 2020 dan 2023 diketahui
bahwa wilayah badan air pada setiap tahun selalu mengalami peningkatan luasan,
sedangkan pada wilayah mangrove dan semak belukar pada setiap tahun terus
mengalami penurunan.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | DSAS, Garis Pantai, Supervised Classification, Penggunaan Lahan |
| Subjects: | Fisheries And Marine Sciences |
| Divisions: | Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Marine Science |
| Depositing User: | pancasila wati |
| Date Deposited: | 22 Apr 2025 02:29 |
| Last Modified: | 22 Apr 2025 02:29 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/31352 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
