ROSADI, ESAYANI (2024) KARAKTERISTIK BIOPLASTIK DARI LIMBAH DEKARAGENAN Kappaphycus alvarezii (Doty) Doty ex P. C. Silva, 1996 DENGAN PENAMBAHAN PLASTICIZER SORBITOL (24dik33). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.
|
Text
Esayani Rosadi 24dik33_compressed.pdf Download (223kB) |
Abstract
Kekhawatiran terhadap banyaknya sampah plastik yang tidak dapat terurai
dan diperbaharui menyebabkan perlunya alternatif lain untuk mengganti plastik
konvensional menjadi plastik ramah lingkungan, mudah terurai (biodegradable)
dan ekonomis seperti bioplastik. Bioplastik yang mengandung selulosa mudah
terdegradasi namun sifat mekanik yang dimilikinya kurang baik, sehingga
diperlukan penambahan plasticizer seperi sorbitol. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui pengaruh penambahan berbagai konsentrasi sorbitol terhadap sifat
fisik, mekanik dan biodegradabilitas bioplastik limbah dekaragenan Kappaphycus
alvarezii dan menentukan penambahan konsentrasi sorbitol terbaik dalam
pembuatan bioplastik yang memenuhi Japanese Industrial Standard. Metode
penelitian yang digunakan adalah experimental laboratory dengan desain
Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas 5 perlakuan dan 3 kali ulangan.
Bioplastik dibuat dengan mencampurkan 50g limbah dekaragenan K. alvarezii
dan 100 mL akuades dipanaskan selama 30 menit suhu 700C, kemudian
ditambahkan sorbitol dengan konsentrasi yang berbeda-beda (0, 3, 6, 9, dan 12%).
Campuran limbah dekaragenan K. alvarezii dan sorbitol dengan konsentrasi yang
berbeda kemudian dilarutkan dengan 100 mL akuades dan dipanaskan selama 30
menit dengan suhu 700C menggunakan hot plate magnetic stirrer. Bioplastik
kemudian dituang pada cetakan plastik polypropylene (PP) dan dikeringkan di
oven pada suhu 600C selama 12 jam. Data dianalisis secara deskriptif untuk kuat
tarik dan elongasi bioplastik. Analisis statistik inferensia dengan One-Way
ANOVA dan uji Tukey Honestly Significant Difference (HSD) pada taraf uji nyata
5% digunakan untuk data ketebalan, ketahanan air, keburaman, laju transmisi uap
air dan biodegradibilitas. Uji Regresi dilakukan untuk memberikan dukungan
statistik terhadap keterkaitan yang signifikan antara kedua variabel. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa penambahan sorbitol yang berbeda berpengaruh
(p<0,05) terhadap kuat tarik, ketebalan, ketahanan air, keburaman, laju transmisi
uap air dan biodegrdasi. Bioplastik terbaik terdapat pada penambahan konsentrasi
sorbitol 3% dengan kuat tarik sebesar 2,92±0,04 N/mm2, elongasi 19,43±0,94%,
ketebalan 208,33±6,43µm, ketahanan air 5,49±0,18%, keburaman 27,08±0,33%,
laju transmisi uap air 0,0031±0 g/mm2/hari dan tingkat biodegradasi sebesar
93,42±0,01% dan telah memenuhi Japanese Industrial Standard.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Bioplastik; Limbah Dekaragenan K. alvarezii; Sorbitol |
| Subjects: | Fisheries And Marine Sciences |
| Divisions: | Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Marine Science |
| Depositing User: | pancasila wati |
| Date Deposited: | 21 Apr 2025 06:45 |
| Last Modified: | 21 Apr 2025 06:45 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/31313 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
