Search for collections on Undip Repository

ANALISIS KESESUAIAN LAHAN PERAIRAN UNTUK BUDIDAYA LOBSTER (Panulirus sp.) DENGAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS DI TELUK SALEH, KABUPATEN SUMBAWA (24da9)

ILYAS SADELI, YAFI’ SAMUDRA (2024) ANALISIS KESESUAIAN LAHAN PERAIRAN UNTUK BUDIDAYA LOBSTER (Panulirus sp.) DENGAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS DI TELUK SALEH, KABUPATEN SUMBAWA (24da9). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.

[thumbnail of Yafi' Samudra 24da9.pdf] Text
Yafi' Samudra 24da9.pdf

Download (654kB)

Abstract

Lobster (Panulirus sp.) merupakan salah satu komoditas perikanan
Indonesia yang penting karena permintaan komoditas ini selalu meningkat di
beberapa negara khususnya China, Jepang, Hongkong, Taiwan, dan Negara Asia
Tenggara. Oleh karena itu, produksi lobster di Indonesia dari tahun 2020 hingga
2021 meningkat sebesar 22,35% sebanyak 12.438,2 ton dengan nilai ekspor udang
mencapai US$2,23 Miliar. Maka, diperlukan pengembangan lokasi budidaya
lobster untuk mejadi salah satu usaha untuk meningkatkan produksinya, yaitu lokasi
yang potensial untuk dikembangkan budidaya lobster berada di Teluk Saleh,
Kabupaten Sumbawa. Akan tetapi, minimnya ketersediaan informasi data
kesesuaian lahan perairan yang sesuai serta informasi akurat untuk melakukan
budidaya lobster (Panulirus sp.) agar pertumbuhannya optimal, serta masyarakat
yang masih sedikit memanfaat sumber daya laut mendorong dilakukan penelitian
mengenai penentuan lokasi yang sesuai untuk budidaya secara akurat dengan
pendekatan Sistem Informasi Geografis (SIG) menggunakan pemodelan geospasial
berbasis sel yang menggabungkan data hasil analisis parameter perairan dan
pemodelan arus dengan hidrodinamika 2D serta peta digital perairan untuk
menentukan lokasi yang sesuai untuk budidaya lobster. Pengambilan data dilakukan
sebanyak 40 titik stasiun dengan metode purposive sampling. Dengan parameter
yang diambil, yaitu suhu, dissolve oxygen (DO), salinitas, kecerahan, kedalaman,
substrat, ammonia, nitrat, dan pH. Lalu, dilakukan analisis menggunakan ArcGIS
10.8. Hasil penelitian menunjukan area perairan untuk budidaya lobster yang
termasuk kedalam cukup sesuai sebesar 340,11 Ha. Luas lokasi yang efektif untuk
budidaya lobster hanya dapat dimanfaatkan sebanyak 10% dari kategori cukup
sesuai seluas 34,01 Ha. Potensi produksi lobster seluas 34,01 Ha dapat dialokasikan
510 Unit KJA dengan padat tebar 15 ekor/m3 . Jadi, pada masa pemeliharaan selama
satu siklus sebanyak 8-10 bulan akan dapat diproduksi sebanyak 275.489 ekor
dengan total bobot sebesar 137,74 ton dengan survival rate sebesar 50%.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: SIG, Lobster Laut, Kesesuaian Perairan, Teluk Saleh. Sumbawa.
Subjects: Fisheries And Marine Sciences
Divisions: Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Aquaculture
Depositing User: pancasila wati
Date Deposited: 21 Apr 2025 02:25
Last Modified: 21 Apr 2025 02:25
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/31278

Actions (login required)

View Item View Item