Search for collections on Undip Repository

ANALISIS KESESUAIAN PERAIRAN UNTUK BUDIDAYA RUMPUT LAUT (Kappaphycus alvarezii) BERDASARKAN PERMODELAN GEOSPASIAL DI TELUK SALEH, KABUPATEN SUMBAWA, NTB (24da8)

PUTRA, WAHYU SAMAWA (2024) ANALISIS KESESUAIAN PERAIRAN UNTUK BUDIDAYA RUMPUT LAUT (Kappaphycus alvarezii) BERDASARKAN PERMODELAN GEOSPASIAL DI TELUK SALEH, KABUPATEN SUMBAWA, NTB (24da8). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.

[thumbnail of Wahyu Samawa Putra 24da8.pdf] Text
Wahyu Samawa Putra 24da8.pdf

Download (452kB)

Abstract

Rumput laut merupakan salah satu komuditas perikanan potensial di
indonesia yang memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Rendahnya produktivitas
rumput laut membuat indonesia menjadi negara yang memiliki angka terendah
dalam memproduksi rumput laut dari negara lain. Adapun faktor faktor yang perlu
diperhatikan dalam produksi rumput laut adalah pemilihan lokasi atau lahan yang
digunakan dalam budidaya rumput laut. Teluk saleh yang memiliki sumber daya
alam pesisir dan laut yang beranekaragam, sehingga memiliki potensi sebagai
lokasi budidaya rumput laut (kappaphycus alvareziii). Penelitian ini menggunakan
geospasial dengan tujuan untuk mengetahui lokasi yang potensial dan sebagai
acuan untuk menganalisis luas serta jumlah produksi budidaya rumput laut
(kappaphycus alvarezii). Penelitian ini menggunakan metode eksploratif dengan
titik sampling sebanyak 40 titik yang ditentukan dengan metode pusposive
sampling. Variabel kualitas air yang diukur meliputi suhu, oksigen terlatur, pH,
salinitas, nitrat, fosfat, dan kedalaman yang dilakukan secara in situ. Kecepatan
arus didapatakan dari hasil permodelan menggunakan MIKE 21, serta analisis
daya tampung long line berdasarkan luas kesesuaian perairan. Pengolaan hasil
Eksploratif dan permodelan dilakukan dengan pendekatan geospasial berdasarkan
matriks kesesuaian perairan menggunakan software ArcGis 10.8. Berdasarkan
integrasi kesesuaian perairan, luas perairan yang sesuai untuk pengembangan
budidaya rumput laut (kappaphycus alvarezii) metode long line tergolong dalam
kelas sangat sesuai (S5) seluas 6,46 Ha, sesuai (S4) seluas 921,07 Ha, dan cukup
sesuai (S3) seluas 312,49 Ha. Kondisi geografis diperairan teluk saleh di
pengaruhi oleh beberapa parameter penting seperti nitrat, nitrit, dan arus dalam
pemilihan lokasi budiya rumput laut (kappaphycus alvarezii). Hasil analisis daya
dukung perairan budidaya mutiara seluas 463,76 Ha dengan daya tampung
Longline sebanyak 2.318 unit, dan wilayah yang cocok untuk dilakukan budiaya
pada warna hijau dan warna biru pada peta kesesuaian perairan

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Kesesuain perairan, Geospasial, Teluk saleh, Kapppaphycus alvarezii, Rumput Laut.
Subjects: Fisheries And Marine Sciences
Divisions: Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Aquaculture
Depositing User: pancasila wati
Date Deposited: 21 Apr 2025 02:21
Last Modified: 21 Apr 2025 02:21
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/31277

Actions (login required)

View Item View Item