Search for collections on Undip Repository

PENGARUH KEPADATAN DALAM PENGANGKUTAN BENIH IKAN NILA (Oreochromis niloticus) YANG DIBERI ANESTESI MINYAK SEREH (Cymbopogon citratus) TERHADAP KELULUSHIDUPAN DAN GLUKOSA DARAH (24da1)

NUR AFIFA, DIFFA AYU (2023) PENGARUH KEPADATAN DALAM PENGANGKUTAN BENIH IKAN NILA (Oreochromis niloticus) YANG DIBERI ANESTESI MINYAK SEREH (Cymbopogon citratus) TERHADAP KELULUSHIDUPAN DAN GLUKOSA DARAH (24da1). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.

[thumbnail of DIFFA AYU NUR AFIFA 24da1.pdf] Text
DIFFA AYU NUR AFIFA 24da1.pdf

Download (252kB)

Abstract

Kegiatan transportasi benih ikan nila umumnya menggunakan kepadatan
tinggi (45 ekor/L) guna menghemat waktu dan biaya. Namun, dengan kepadatan
yang tinggi dapat menyebabkan ikan menjadi stres dan rentan mengalami kematian.
Kepadatan ikan yang tinggi dalam pengangkutan menyebabkan semakin
meningkatnya kompetisi ruang gerak dan aktivitas tersebut membutuhkan energi.
Meningkatnya kebutuhan energi menyebabkan laju metabolisme meningkat. Disisi
lain peningkatan laju metabolisme akan menyebabkan semakin memperbanyak
produk buangan metabolisme ikan seperti NH3 dan karbondioksida bebas. Produk
buangan metabolisme tersebut dalam konsentrasi tinggi merupakan racun bagi ikan
yang dapat menyebabkan ikan stres dan pada akhirnya dapat menyebabkan
kematian ikan. Selain itu juga, kekurangan oksigen mungkin terjadi bila kepadatan
ikan demikian tinggi atau waktu angkut lebih lama dari yang ditentukan. Penelitian
ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan kepadatan terbaik dalam
pengangkutan benih ikan nila (Oreochromis niloticus) yang diberi anestesi minyak
sereh (Cymbopogon citratus).
Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 7 Februari – 31 Juli 2022 di Balai
Benih Ikan Ngrajek, Magelang, Jawa Tengah. Bahan uji yang digunakan adalah
benih ikan nila ukuran 5-8 cm yang berasal dari Balai Benih Ikan Ngrajek,
Magelang, Jawa Tengah. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan
Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan masing-masing 3
ulangan. Adapun perlakuan yang diterapkan adalah: A (kepadatan 45 ekor/L), B
(kepadatan 50 ekor/L), C (kepadatan 55 ekor/L) dan D (kepadatan 60 ekor/L)
dengan masing-masing perlakuan ditambahkan bahan anestesi berupa minyak sereh
dengan dosis 0,2 ml/L. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan kepadatan
dalam pengangkutan benih ikan nila yang diberi anestesi minyak sereh (C. citratus)
memberikan pengaruh nyata terhadap lama waktu imotilisasi, lama waktu pulih
sadar, glukosa darah, tingkat konsumsi oksigen dan kelulushidupan benih ikan nila
namun tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan terhadap tingkah laku benih
ikan nila selama pengangkutan. Kepadatan terbaik dalam pengangkutan benih ikan
nila (O. niloticus) yang diberi anestesi minyak sereh (C. citratus) adalah 45 ekor/L
(perlakuan A) dengan lama waktu imotilisasi (13,51 ± 0,01a), lama waktu pulih
sadar (8,08±0,08c), glukosa darah (85,00±3,46a), tingkat konsumsi oksigen
(0,00025±0,00006 mgO2/g/jam) dan survival rate terbaik terdapat pada perlakuan
B (50 ekor/L) dengan kelulushidupan (89,33±1,15d%).

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: anestesi, kelulushidupan, kepadatan, Oreochromis niloticus, sereh
Subjects: Fisheries And Marine Sciences
Divisions: Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Aquaculture
Depositing User: pancasila wati
Date Deposited: 17 Apr 2025 07:11
Last Modified: 17 Apr 2025 07:27
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/31251

Actions (login required)

View Item View Item