Search for collections on Undip Repository

PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP POLITIK DINASTI PRESIDEN JOKOWI (Studi Pada Masyarakat Kota Solo dan Kota Semarang)

WALAD JIHAD, RAJENDRA (2025) PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP POLITIK DINASTI PRESIDEN JOKOWI (Studi Pada Masyarakat Kota Solo dan Kota Semarang). Masters thesis, Master Program In Political Science.

[thumbnail of COVER 0.pdf] Text
COVER 0.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (553kB)
[thumbnail of BAB I - Draft Tesis Final - Rajendra Walad Jihad.pdf] Text
BAB I - Draft Tesis Final - Rajendra Walad Jihad.pdf - Published Version

Download (539kB)
[thumbnail of BAB II - Draft Tesis Final - Rajendra Walad Jihad.pdf] Text
BAB II - Draft Tesis Final - Rajendra Walad Jihad.pdf - Published Version

Download (1MB)
[thumbnail of BAB III - Draft Tesis Final - Rajendra Walad Jihad.pdf] Text
BAB III - Draft Tesis Final - Rajendra Walad Jihad.pdf - Published Version

Download (1MB)
[thumbnail of BAB IV - Draft Tesis Final - Rajendra Walad Jihad.pdf] Text
BAB IV - Draft Tesis Final - Rajendra Walad Jihad.pdf - Published Version

Download (51kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA - Draft Tesis Final - Rajendra Walad Jihad.pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA - Draft Tesis Final - Rajendra Walad Jihad.pdf - Published Version

Download (153kB)
[thumbnail of LAMPIRAN - Draft Tesis Final - Rajendra Walad Jihad.pdf] Text
LAMPIRAN - Draft Tesis Final - Rajendra Walad Jihad.pdf - Published Version

Download (3MB)

Abstract

Dalam beberapa dekade terakhir, fenomena politik dinasti semakin berkembang di Indonesia. Baru-baru ini, Presiden Jokowi yang sejak dulu dikenal memiliki citra sebagai pemimpin sederhana dan merakyat diyakini oleh pengamat sedang membangun dinasti politik di Indonesia. Fenomena tersebut telah menimbulkan beragam reaksi dan perdebatan di kalangan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan persepsi masyarakat Kota Solo dan Kota Semarang terhadap politik dinasti Presiden Jokowi. Kedua kota dipilih berdasarkan argumen peneliti bahwa masyarakat di masing-masing kota memiliki perbedaan ikatan emosional dengan Presiden Jokowi.
Metode penelitian bersifat kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Populasi penelitian adalah masyarakat Kota Solo dan Kota Semarang berusia 17-74 tahun, dengan sampel 100 responden di Kota Solo dan 100 responden di Kota Semarang. Sampel ditentukan dengan teknik multistage random sampling yang memadukan cluster sampling dan accidental sampling. Sumber data berasal dari data primer dan data sekunder yang dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner, wawancara, dan dokumentasi. Pengukuran persepsi masyarakat terhadap politik dinasti Presiden Jokowi menggunakan skala likert. Adapun teknik analisis deskriptif digunakan untuk mengukur dan menjelaskan persepsi masyarakat terhadap politik dinasti Presiden Jokowi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas masyarakat Kota Solo dan Kota Semarang memiliki persepsi yang cenderung negatif terhadap politik dinasti Presiden Jokowi. Hal ini tercermin dari skor tingkat kognitif yang mencapai 3.255 (81,38%) di Kota Solo dan 3.239 (80,97%) di Kota Semarang, dimana angka tersebut termasuk ke dalam kategori tinggi. Sementara itu, pada aspek afektif, skor yang diperoleh mencapai 4.507 (64,39%) di Kota Solo dan 4.263 (60,90%) di Kota Semarang, dimana angka tersebut termasuk ke dalam kategori sedang. Adapun pada aspek evaluatif, skor yang diperoleh mencapai 2.075 (59,29%) di Kota Solo dan 1.843 (52,66%) di Kota Semarang, dimana angka tersebut termasuk ke dalam kategori sedang.
Berdasarkan perolehan skor tersebut, dapat disimpulkan bahwa mayoritas masyarakat Kota Solo dan Kota Semarang memiliki pemahaman yang baik mengenai politik dinasti Presiden Jokowi. Dengan pemahaman tersebut, mereka memiliki perasaan kurang setuju terhadap politik dinasti Presiden Jokowi dan hanya memberikan penilaian cukup terhadap kinerja dari setiap anggota keluarga Presiden Jokowi. Dengan kata lain, meskipun masyarakat di kedua kota tersebut memahami konsep politik dinasti dengan baik, sebagian besar dari mereka kurang setuju terhadap penerapannya dan menilai kiprah keluarga Presiden Jokowi secara cukup.
Implikasi dari temuan ini menunjukkan bahwa tingkat pemahaman masyarakat yang tinggi terhadap politik dinasti tidak serta-merta berbanding lurus dengan penerimaan mereka terhadap praktik tersebut. Dengan dominasi aspek kognitif, hasil penelitian ini dapat menjadi acuan dalam memprediksi bagaimana politik dinasti berkembang di Indonesia, terutama dalam melihat apakah praktik ini masih mendapat legitimasi publik atau justru menghadapi resistensi yang semakin kuat. Selain itu, penelitian ini memberikan wawasan bagi akademisi, praktisi politik, dan pembuat kebijakan dalam memahami pola perilaku pemilih serta membangun strategi komunikasi politik yang lebih efektif dalam merespons fenomena politik dinasti di Indonesia.

Kata Kunci: Persepsi Masyarakat, Politik Dinasti, Presiden Jokowi

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: Social Science and Political Science
Divisions: Faculty of Social and Political Sciences > Master Program in Political Science
Depositing User: Febriana MIPOL
Date Deposited: 21 Apr 2025 01:30
Last Modified: 21 Apr 2025 01:30
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/31237

Actions (login required)

View Item View Item