Search for collections on Undip Repository

KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA SEBAGAI BENTUK HEGEMONI LAKI-LAKI (Studi Kasus Tentang Kekerasan Dalam Rumah Tangga pada Perempuan di Kecamatan Kodi Sumba Barat Daya)

Anindhita, Auliashazqie and Lathifah, Af’idatul and Suyanto, Suyanto (2023) KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA SEBAGAI BENTUK HEGEMONI LAKI-LAKI (Studi Kasus Tentang Kekerasan Dalam Rumah Tangga pada Perempuan di Kecamatan Kodi Sumba Barat Daya). Undergraduate thesis, FAKULTAS ILMU BUDAYA.

[thumbnail of Auliashazqie Anindhita 13060116140051.pdf] Text
Auliashazqie Anindhita 13060116140051.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)

Abstract

Pulau Sumba dengan keindahan alamnya menyimpan banyak tradisi yang
masih terjaga, salah satunya adalah tradisi dalam prosesi pernikahan yaitu pemberian
Belis. Masyarakat Sumba percaya bahwa perempuan mempunyai peranan penting
dalam rumah tangga, sehingga apabila ada laki-laki yang ingin meminang perempuan
maka laki-laki tersebut harus memberikan Belis berupa kuda dan kerbau dengan
jumlah yang telah disepakati. Adanya transaksi antara pemberi perempuan dan
penerima perempuan menyebabkan posisi perempuan seakan menjadi komoditas.
Laki-laki dalam masyarakat Sumba memiliki posisi yang lebih dominan, hal ini
dikarenakan dalam masyarakat Sumba, setiap kampung dipimpin oleh Rato atau
Pemimpin adat yang memiliki “anugerah” untuk menjadi jembatan antara Marapu
dan manusia demi menjaga keamanan dan kedamaian hidup warga kampung.
Marapu, kepercayaan asli masyarakat Sumba, yang secara harfiah berarti “nenek
moyang” atau “orang terdahulu”. Gelar Rato diperoleh secara turun menurun dan bisa
disandang oleh perempuan. Namun, “anugerah” tersebut tidak bisa dimiliki oleh
perempuan. Hal ini yang menyebabkan Marapu menjadi wilayah khusus laki-laki.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak dari hegemoni laki-laki
pada perempuan dan bentuk kekerasan apa saja dalam rumah tangga yang diterima
perempuan di Kecamatan Kodi, Sumba Barat Daya. Dalam penelitian ini penulis
mengunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnografi agar mampu membingkai
pandangan native serta pendekatan observasi partisipan dan wawancara mendalam.
Hasil dari penelitian ini, ditemukan bahwa salah satu penyebab tingginya angka
kekerasan dalam rumah tangga berupa kekerasan fisik, kekerasan verbal, kekerasan
seksual dan penelantaran terhadap p

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Humanities
Divisions: Faculty of Humanities > Department of Social Anthroplogy
Depositing User: Mr UPT Perpus Undip
Date Deposited: 17 Jun 2025 00:24
Last Modified: 17 Jun 2025 00:24
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/31066

Actions (login required)

View Item View Item